Kamis, 30 Desember 2010

Panu dan Cinta itu Beda Tipis :D


Akhir-akhir ini, di sekitarku sedang banyak orang yang tertancap panah sang cupid. Yes, most of people around me are falling in love. Setelah salah satu teman dekatku yang udah lama jomblo jadian dengan cowok yang sudah lama menyukainya, pasangan - pasangan yang lain pun bermunculan. Mirip kayak jamur di musim panu. Dimanapun penuh dengan pasangan baru yang lagi mesra-mesranya (mesran = merek oli motor). Rasanya sulit mengalihkan pandangan dari mereka. Pengen rasanya ngerasain juga apa yang mereka rasain. Love is the most wonderful feeling in this world, i think.

Nah,
persoalannya adalah : aku barusan aja putus.
Dan intinya adalah : dari sudut mana aku memandang persoalan ini.
Memadukan perasaan agak sedih ini dengan rasa senang ngeliat euforia orang baru jadian..

Dan kali ini kita umpamakan orang-orang yang baru jadian itu adalah panu.
ada beberapa sudut pandang yang memungkinkan.
pertama : sudut pandang orang yang kena penyakit panu.
kedua : sudut pandang orang yang punya pabrik obat panu.
ketiga : panu itu sendiri.

sudut pandang pertama (orang yang kena penyakit panu) bakalan sebel banget kalo sampe ngeliat panu itu. Nah, dihubungkan ama persoalan yang tadi. Si orang dengan sudut pandang ini... mari kita sebut dia dengan PANUERS.
Apa yang akan dilakukan panuers bila ngeliat banyak orang pacaran di sekitarnya padahal dia lagi jomblo?
Panuers bakal ngerasa suebel, bingung mikirin gimana caranya biar 'panu-panu' itu ilang, dan panuers pasti bakal keliatan pathetic banget.. menyedihkan..
Orang dengan tipe panuers ini kemungkinan adalah orang yang penuh dengan sifat iri dengki, negative thinking dan ga bisa liat orang lain seneng. Yang dia lakuin cuma iriii aja, tanpa berusaha memahami perasaan orang lain yang lagi suka cita menemukan cintanya.

sudut pandang orang kedua (Yang punya pabrik obat panu) pasti bakalan jejingkrakan ga tau malu tiap liat satu oraaang aja tervonis kena panu. Mari kita sebut golongan ini dengan DUKUNERS.
Bukan berarti orang ini oportunis yang cuman mau untungnya aja. Dukuners ini seneng banget ngeliat panu, karena bukan cuman untung duniawi aja yang dia dapet, tapi keuntungan rohaniah juga bakal dia dapet ketika ngeliat orang yang kena panu sembuh. Secara tidak langsung, dukuners ini pasti bakal seneng kalo ada temennya yang juga seneng.
Dukuners ini tipe orang yang easy going, seneng liat orang lain seneng, entah itu seneng karena temennya seneng ato seneng karena dapet traktiran :p
Dukuners ini jeleknya, kadang-kadang terlalu positive thinking sampe2 nggak mikirin kebahagiaannya sendiri. Dukuners juga kadang2 suka sok tau. hehehe

Sudut pandang ketiga adalah PANU itu sendiri. Mari kita sebut dia dengan THE PANU.
the panu ini tidak lain tidak bukan tidak mungkin tidak adalah orang yang jadian itu sendiri.
Kadang disadari ataupun tidak, orang-orang yang baru jadian itu terlalu show off ama orang lain. nggak mikirin gimana perasaan yang ngeliat. emang sih, seneng sih seneng. mau mesra2an dimana, tinggal menclok aja. tapi hey, watch out, nggak selamanya kamu bakal jadi panu. suatu saat the panu ini juga bisa aja ngalamin nasib jadi panuers ato dukuners kan. who knows? hehehe..

itulah sedikit telaah ilmiahku tentang dunia perpanuan yang dikaitkan dengan sangat briliannya dengan masalah pacar-pacaran.
aku tau, aku jenius.

dan setelah tahun 2009 kemaren aku mengalami fase menjadi THE PANU,
Taun inilah aku ngerasain gimana rasanya jadi PANUERS dan DUKUNERS.
Jadi panuers ga selamanya buruk kok. malah panuers bisa menjadi kontrol tidak langsung buat the panu yang mau show off nggak tau diri gitu. Buruknya, panuers dikit agak muna' dan ga bisa menikmati hidup dengan aman, tentram dan bahagia.
Jadi dukuners adalah yang sekarang ini lagi aku rasain dengan mahadahsyatnya.
Rasanya seneng banget ngeliat pancaran sinar mata orang yang lagi di fase the panu. cuman ngeliat aja rasanya bisa ikut kebagian. Jeleknya sih, dukuners ini kadang-kadang nggak ngerasa dan kadang-kadang nyembunyiin kalo dia sebenernya lagi butuh belaian juga. hehehe.

dan beginilah aku sekarang,
nyoba jadi panu, tapi kayaknya nggak taun ini.
2011 ajaaaa dehhh jadi the panu nya...
hihihi... :D

GOODBYE 2010 : IT WAS GREAT TO KNOW YOU
WELCOME 2011 : I WOULD LOVE TO MEET YOU SOON

eh ujan turun..
terima kasih Tuhan, sudah memberi hujan di malam yang dingin ini.
sehingga keinginan menangisku bisa aku tahan dan aku lupakan.
:)

Sabtu, 25 Desember 2010

Amnesia

"Hey...", sapaku kepadamu.
Tidak ada balasan.
"Haloo.. kamu yang ada disitu..", panggilku lagi.
Tidak ada sahutan.
"Hei hei...iya, kamu yang disitu, aku ngomong sama kamu..", kali ini sapaku sedikit memaksa.
Kau tetap tidak menoleh.

Dengan terengah-engah, aku memutuskan untuk menyimpan saja sejuta sapaan untukmu yang telah lama aku pendam. Setelah hari kamu meninggalkanku. Tidak hanya dirimu yang pergi, separuh hatiku juga ikut pergi. Lenyap pergi bersama angin yang membawamu pergi kala itu.

Beberapa hari yang lalu, kamu telah kembali. Kembali kemana seharusnya kamu berasal dan kembali bermuara. Tapi tidak dengan cintamu. Tidak dengan hatimu. Tidak dengan semua kenangan kala itu. Entah dimana kamu meninggalkannya. Sepertinya kamu sudah tidak lagi mengingatnya.

Bahkan sepertinya kamu akan kembali lagi pergi, tanpa mengucap perpisahan apapun kepadaku. Seperti yang dulu pernah kamu lakukan. Akankah kamu lakukan sekali lagi?

Entah, pengecut sekaliber apakah yang sekarang bersarang dalam pemikiranmu. Bahkan untuk memutuskan mata rantai penantian ini kau tidak sanggup. Haruskah aku yang bertindak lagi? Baiklah. Semuanya memang dan sepertinya harus terjadi seburuk ini.

Padahal,
Sungguh aku tidak ingin memperburuk keadaan ini.
Pertemuan yang berawal dengan baik, harusnya diakhiri dengan baik pula.
Tapi, bahkan akhir yang baik pun sepertinya tidak terpikirkan di skenario otakmu.

Semuanya sudah berada di ujung dimana semuanya harus dieksekusi. Seperti ketika Christopher Columbus memutuskan di tanah mana harus berpijak. Seperti ketika Adam dan Hawa memutuskan memakan buah khuldi. Ketika malaikat kematian memutuskan untuk mencabut nyawa manusia.

Bukan lelah yang aku rasakan. Hanya hampa yang terus menerus menghantui. Amnesiamu kali ini benar-benar membuatku terluka.
Terima kasih atas luka yang telah mencabikku berkali-kali. Termasuk saat ini.
Terima kasih pula atas pertemuan tanpa perpisahan ini.
Terima kasih telah mengajariku untuk mencintai tanpa ego.
Keikhlasan inilah yang akan terus aku jaga. Bukan cintaku.
Maaf.

25 Desember 2010.
00:45

Dan inilah lagu yang pas untuk menggambarkan perasaanku sekarang..

"White Horse" 
by Taylor Swift

Say you're sorry
That face of an angel
Comes out just when you need it to
As I paced back and forth all this time
Cause I honestly believed in you
Holding on
The days drag on
Stupid girl,
I should have known, I should have known

[Chorus]
I'm not a princess, this ain't a fairy tale
I'm not the one you'll sweep off her feet,
Lead her up the stairwell
This ain't Hollywood, this is a small town,
I was a dreamer before you went and let me down
Now it's too late for you
And your white horse, to come around

Baby I was naive,
Got lost in your eyes
And never really had a chance
My mistake, I didn't know to be in love
You had to fight to have the upper hand
I had so many dreams
About you and me
Happy endings
Now I know

[Chorus]
I'm not a princess, this ain't a fairy tale
I'm not the one you'll sweep off her feet,
Lead her up the stairwell
This ain't Hollywood, this is a small town,
I was a dreamer before you went and let me down
Now it's too late for you
And your white horse, to come around

And there you are on your knees,
Begging for forgiveness, begging for me
Just like I always wanted but I'm so sorry

Cause I'm not your princess, this ain't a fairytale
I'm gonna find someone someday who might actually treat me well
This is a big world, that was a small town
There in my rearview mirror disappearing now
And its too late for you and your white horse
Now its too late for you and your white horse, to catch me now

Oh, whoa, whoa, whoa
Try and catch me now
Oh, it's too late
To catch me now

Selasa, 21 Desember 2010

Air Mata Penantian

6 bulan bukan waktu yang singkat bagiku untuk dengan sabar begini menunggumu. Peringatan tentang air mata ini memang sudah datang bahkan sebelum kamu pergi. Tapi aku tidak peduli. Yang aku tau, hanyalah ketika cinta berpadu dengan kesetiaan yang ada hanyalah hati ini tidak akan bisa lebih lunak daripada karang lautan.

Kesempatan ketika aku dapat bertemu denganmu kala itu, menghapus semua harapan-harapan yang aku pikir akan melunakkan kembali batu karang di hatiku. Tapi nyatanya, aku sudah seperti tidak mengenalimu lagi ketika itu. Entah, hatimu sudah teracuni oleh apa, aku tidak tau.

Lalu sekarang harus bagaimana lagi? Tetapkah aku harus menunggu tanpa kepastianmu lagi?

Dulu, kamu mengatakan, akan membiarkan aku pergi bila ketika kamu pergi, aku menemukan lelaki lain yang bisa menggantikanmu. Tapi tidak ada yang bisa menggantikanmu. Lelaki-lelaki itu dapat mengobati lukaku, namun tidak bisa menghilangkan bekas lukaku.

Tidak ada manusia yang sempurna. Aku pun juga melihat laki-laki itu seperti itu. Cara yang sama seperti aku melihatmu dulu. Kamu yang dulu, yang datang dengan senyuman lebar, menawarkan hatimu dan hatiku untuk disatukan. Tapi tidak, aku tidak melihat senyuman lebar di antara lelaki-lelaki itu. Mereka membawa sisi gelap mereka masing-masing, dan yang mereka minta adalah aku mengobati kegelapan mereka. Aku belum bisa melakukan itu, bahkan sekarang pun aku masih serapuh sebelum bertemu denganmu dulu. Seperti boneka porselen yang telah jatuh, disatukan lagi, dan kemudian jatuh lagi. Aku sudah koyak berkali-kali.

Aku tidak menyalahkanmu akan keadaan ini. Tidak akan pernah. Karena memang inilah yang seharusnya terjadi dan harus kuhadapi. Yang aku yakin, bisa membuatku lebih kuat dan lebih kuat lagi.

Oh iya, diantara lelaki-lelaki lemah itu, aku menemukan satu lelaki yang aku bisa nyaman dengannya. Tapi entahlah, aku masih ragu. Sepertinya sikap manisnya tidak hanya diperuntukkan padaku. Dia juga begitu kepada semuanya. Tapi aku nyaman sekali dengannya, tidak ada yang aku tutup-tutupi darinya seperti ketika aku bertemu denganmu dulu. Satu hal yang membuatku tersentak adalah dia sama denganmu : suka memukul kepalaku ketika aku sudah berhelm. tapi dia tidak melakukannya berkali-kali seperti kamu melakukannya padaku. Aku rindu sekali saat-saat itu.

Tapi entahlah, aku masih menunggu kata-kata darimu. Entah untuk menghentikan semuanya, atau memperbaiki kembali. Aku harus siap dengan semuanya.

Yang aku inginkan hanyalah kamu dapat bahagia, dimanapun dan kapanpun kamu berada.

Senin, 20 Desember 2010

Tentang 'Petugas Sensus'

Petugas sensus itu datang kira-kira seminggu yang lalu.
Memberiku pelayanan selayaknya petugas yang bertugas menyensus penduduk.
Tapi anehnya, dia datang dengan data lengkap tentangku. Padahal, aku tidak pernah memberiku secuilpun keterangan tentang diriku. Belum, lebih tepatnya.
Terheran-heran, aku pun bertanya, "Darimana anda tau hal sebanyak ini tentang saya, padahal anda belum bertanya pada saya?"
Dengan wajah yang tegas dan tetap berpandangan lurus ke depan, "Saya telah mengetahui anda jauh lama sebelum ini. Saya sudah mengetahui apapun tentang anda dari apa yang telah tergambar di langit."

Dan pertanyaan saya pun berhenti sampai disitu. Saya merasa jawaban tersebut sedikit agak menyeramkan dan terkesan janggal, namun saya tidak berniat untuk menanyakan pertanyaan itu lagi kepadanya.
Hanya sedikit membatin, "Dasar petugas sensus yang aneh"

Tapi setelah kejadian yang aneh seminggu yang lalu itu, hubunganku dengan si Petugas sensus tidak hanya berhenti sampai disitu.
Kekagumanku padanya tidak pernah berhenti.
Dan sepertinya dia juga seperti itu.

Jalinan pertemananku dengan petugas sensus itu menjadi semakin jelas saja. Bukan hubungan antara petugas sensus dengan orang yang disensus lagi. Menghabiskan waktu bersama pun sudah sering sekali kami lakukan.

Tapi,
Aku merasakan ada yang janggal beberapa waktu yang lalu.
Ketika aku sedang menemaninya bertugas menyensus, aku mengetahui sesuatu. Kebetulan, yang sedang disensus adalah wanita janda yang cantik dan langsing. Sepertinya masih baru dia menjadi janda.
Ternyata, petugas sensus itu memperlakukan wanita janda itu sama seperti dia memperlakukanku beberapa waktu yang lalu.

Kecewa, itu saja yang aku rasakan.
tetapi aku tidak dapat berbuat banyak.
kenyataannya, aku dan dia hanya petugas sensus dan orang yang disensus saja kan?
tidak lebih.

tapi terima kasih, sudah menjadikan hari-hariku berwarna.
Jika petugas sensus itu berniat menjadikanku lebih dari sekadar "sasaran sensus", aku akan mempertimbangkan baik-baik tawarannya.
entahlah, hal-hal tentangnya selalu menarik minatku.

Rabu, 01 Desember 2010

Bunga Matahari : Penghormatan Terakhirku untuk Meita Nurdiansyah

Sebelum jiwamu terbang kesana,
Ijinkan aku untuk sedikit berbagi rasa,
Tentang apa yang pernah ada,
diantara kita
dan semuanya..

Ijinkan aku untuk memanggilmu dengan nama lain..
Nama yang entah terpikirkan begitu saja 
ketika aku mengingat semua tentangmu.

'Bunga Matahari'

......
iya,
itulah nama yang ingin aku sematkan kepadamu,
maaf tidak bisa langsung tersampaikan.
karena asa hanyalah harap..

tiada ruang lagi bagi kita untuk bercakap..
ketika tangan tidak dapat lagi meraih,
dan kita tidak dapat saling menyentuh..
Maka inilah yang dapat dilakukan..
menyimpan sinaran dan pancaran ceria
ala bunga mataharimu,
di hati kami semua disini..

Maaf atas segala khilaf
kami semua.
tentang khilafmu,
tenang saja,
semua sudah terhapuskan.

walaupun raga dan jiwamu telah tiada,
yakinlah..
'bunga matahari' itu akan selalu hidup
tumbuh subur merekah di hati kami

semoga apa yang dulu menjadi jiwamu,
pengabdianmu, spirit dan semangatmu,
bisa terus kami usung
ke puncak tertinggi.

You'll be in my heart always,
Meita Nurdiansyah..



Bagaikan petir di siang yang benar-benar brutal, ketika aku mendengar sayup-sayup suara di SC Sasjep, mengabarkan ketiadaanmu.
Semua pusing yang sukses membebani kepalaku karena tidur yang kurang nyenyak semalam, sirna begitu saja. Namamu disebut-sebut meninggal dunia.

Padahal kemarin malam, aku masih sempat sms kamu, untuk ijin aku tidak bisa ikut rapat lama-lama.
kali itu balasanmu singkat. hanya 'iy, gpp'
dan itulah, komunikasi tidak langsungku denganmu yang terakhir. 

Sebelum kamu pergi, ke tempat yang katanya sungguh indah dan damai. Meninggalkan hiruk pikuk dunia dengan segala kesibukannya. Meninggalkan kami semua disini, keluargamu, keluarga keduamu (Niseikai Aidai) dan kami tentunya, panitia-panitia Japanese World yang dulunya berada dibawah kendalimu.

Kali ini aku harus meminta pendapat ke siapa? Setelah kepergianmu yang sangat tiba-tiba ini? Tapi jangan terbebani, aku hanya sedikit menyesal, belum dapat membuktikan keyakinanmu ketika itu..
ketika aku bertanya, "Kenapa aku sih mbak yang dijadiin koor acara?? Ugh damn.. it's not that easy you know.. mbak meti, puhleaaaseee, think it twice..".
dengan gaya bicara yang sama lebaynya dengan aku, kamu menjawab, "Hey risda risda risda, hear me.. cuma kamu yang aku anggap bisaaa...auwkay??ya, kamu harus mau!oke, catat!"

sebegitu percayanya kamu denganku, dan aku belum sempat menunjukkan hasil kerjaku padamu?
sebegitu teganya kamu pergi begitu saja, dan tidak ada lagi yang bisa nandingin kelebaianku ngoceh kesana - kemari?
oh puhleaseee mbak meti, YOU GONE TOO SOON!!

Tapi tenang aja disana,
walaupun aku belum tau rasanya, tapi katanya disana semua damai.
nggak perlu lagi berpikir tentang kuis, IP ancur, KKN, PKL, JW, HIMA, atau apalah itu..

Mata yang selalu berbinar-binar,
baju bunga-bunga, jilbab terang menyala,
ocehan yang khas dan ceria,
tawa yang selalu menampilkan deretan gigi putih ala iklan pasta gigi..
kamu benar-benar tampak seperti bunga matahari bagiku.
walaupun sudah tidak bisa terlihat lagi semua itu.
tapi bunga matahari itu masih tetap akan aku simpan di dalam hati.
aku yakin, yang lainpun juga begitu.
meski cuma aku aja yang dengan kurang ajarnya bilang kamu itu mirip bunga matahari.

tentang JW, nggak usah kuatir mbakkk..aku udah janji bakal kasih yang terbaik, buat kamu khususnya..
dan aku juga udah janji, mau membantu Onyonk dan teman-teman yang lain..
spirit bunga mataharimu masih ada kok..
menancap kuat disini..

Tenang aja ya disana, mbak metiii...
yang matanya buesar belok, yang katamu kamu keturunan orang Tibet..
hehehehe..

aku akan merindukanmu sangat.
maaf semua kata-kata ini tertulis setelah kau tak lagi bisa membacanya.
tapi aku harap kamu bisa merasakannya.

Sabtu, 27 November 2010

Tsunami di Hati

Menahun, ku tunggu kata-kata
Yang merangkum semua
Dan kini ku harap ku dimengerti
Walau sekali saja pelukku

Tiada yang tersembunyi
Tak perlu mengingkari
Rasa sakitmu
Rasa sakitku

Tiada lagi alasan
Inilah kejujuran
Pedih adanya
Namun ini jawabnya

Lepaskanku segenap jiwamu
Tanpa harus ku berdusta
Karena kaulah satu yang kusayang
Dan tak layak kau didera

Sadari diriku pun kan sendiri
Di dini hari yang sepi
Tetapi apalah arti bersama, berdua
Namun semu semata

Tiada yang terobati
Di dalam peluk ini
Tapi rasakan semua
Sebelum kau kulepas selamanya

Tak juga kupaksakan
Setitik pengertian
Bahwa ini adanya
Cinta yang tak lagi sama

Lepaskanku segenap jiwamu
Tanpa harus ku berdusta
Karena kaulah satu yang kusayang
Dan tak layak kau didera

Dan kini ku berharap ku dimengerti
Walau sekali saja pelukku 

kata-kata diatas adalah lirik lagu Peluk yang dibawakan dengan syahdu oleh Dewi Lestari Feat. Aqi Alexa. Diambil dari album Rectoverso yang juga hadir dalam bentuk buku, aku memutar lagu ini berulang kali di playlist jetAudio-ku siang ini.

Bukannya tanpa alasan aku terus2an mendengarkan lagu dengan lirik yang'dalam' kayak gini.

Sudah beberapa ini, hatiku cukup kalut akan adanya seseorang itu. iya, seseorang yang membuat hatiku harus memilih. seseorang yang membuat diriku jadi pilihannya dari sekian pilihan yang lain. ia juga dengan sukses meluluhlantakkan hatiku yang sebelumnya tenang tak berombak karena hanya menunggui dan mencintai seseorang yang jauh tanpa kabar itu. aku tidak mengetahui isi hatiku sendiri. ini pertama kalinya aku tidak bisa memegang kendali atas diriku sendiri. aku juga tidak dapat menentukan keputusan secepat itu.

semoga semuanya segera tampak jelas.
dan tidak ada penantian siapapun yang sia-sia.
tidak penantianku, tidak penantianmu, dan juga tidak penantiannya.

Someone's Right

Bocah kecil itu berlarian kesana kemari, sibuk menggoda teman-teman perempuannya, lalu berlarian lagi memukuli teman-teman laki-lakinya dengan mimik wajah yang lucu.

Mungkin usianya sekitaran 5 - 6 tahun. Tapi gurat wajah kerasnya sudah terlihat. Tatapan mata yang tajam dan menyalang kemana-mana. Alis mata yang tegas. Sepintas, mengingatkan aku pada seseorang. Ah, tapi sudahlah, lupakan saja.

Setelah aku dekati, aku menanyakan namanya,ternyata namanya 'Zidan'
dan aku pun foto berdua dengannya. Tidak puas hanya dengan foto berdua, diam2 aku memotretnya dengan kamera hpku dan wajah mungil dan lucunya sukses menjadi wallpaper hpku. (upload fotonya nyusul yah :D )

Bukan tentang pedophilia atau apa, tapi jelas sekali aku tertarik dengan anak itu. Disamping karena kemiripannya dengan seseorang, kenakalannya untuk seusianya mengingatkanku pada diriku sendiri. How cute you are, Zidan!!
Jadi penasaran, gimana tampang orang tuanya ya??

Siangnya, setelah baksos di TK. Dharma Siwi yang mempertemukan aku dengan 'Riza Kecil' itu, aku dan Lia saling bercerita tentang diri kami sendiri. Termasuk tentang usia yang aku inginkan untuk menikah.
dengan mantap, aku menjawab '27 tahun!'
Lia sudah berulangkali menyuruhku berpikir ulang tentang rencana usia pernikahan itu. Lalu aku hanya menghela nafas panjang, dan membatin, "aku ingin membahagiakan kedua orang tuaku dulu."

Tapi setelah bertemu Zidan kemarin, melihat ibu-ibu yang menunggui anak mereka sekolah di TK, aku sepertinya harus merancang ulang semuanya.
Sepertinya bisa memajukan rencana usia menikah itu beberapa tahun lagi. Karena pertimbangannya, aku tidak ingin terlihat tua ketika mengantar anakku sekolah TK :)

Hope God could send someone's right for me on 6 years after.

Minggu, 21 November 2010

Sepintas Datang Lalu Hilang

Ternyata,
Kehadirannya hanya sepintas saja.
Hanya lewat.

Sempat aku mengira,
dialah pengganti dia yang telah hilang.
Tapi ternyata,
Belum apa-apa dia juga sudah lenyap.

Menggantungkan harapan pada sesuatu yang baru datang,
Ternyata mengecewakan.
Mengharapkan dia yang lama pun juga,
Melelahkan.

Tetapi tidak akan ada yang tau masa depan.
Aku pun tidak bisa menerkanya.
Hanya harapan yang semoga bisa jadi nyata.

Bahwa menunggumu tidak akan mematikan apa-apa.
Semuanya masih tetap sama.
Janjiku tetap aku pegang.

Biarkan saja anjing-anjing di luar sana menyalak.
Mengata-ngatai betapa bodohnya penantian hampa.

Ada masalah?
Yang menjalani siapa, yang berkomentar siapa?

Dan hati ini semakin mengeras.
Meyakini apa yang mereka anggap gila.



Di kamar yang berantakan,
22'11'10
10:38

Antara Dua Jurang di Sisi

Aku melihat jurang itu lagi.
Lalu kuteliti kedalamannya dalam hati.
Tidak sedalam yang kemarin.

Aku lihat lagi.
Entah mengapa sepertinya aku merinding.
Setelah menerka-nerka lagi.
Aku berpikir,
Sepertinya jatuh di dalamnya tidak membuatku mati.

Tapi,
Aku tidak punya apa-apa lagi.
Semua yang aku punyai
Tertinggal di jurang yang kemarin,
Jelas habis.

Kemana harus aku cari semuanya lagi?
Ah ilusi,
Aku tidak ingin terjatuh lagi.
Cukuplah sekali.

Rumah Hati

Rumah hatiku sudah lama tak berpenghuni.
Penghuni yang lama telah pergi diam-diam,
Ditelan kegelapan malam,
Bahkan tanpa berpamitan.
Tanpa menengok ke belakang.

Kolam air mata yang dulu menjadi sandaran,
kini telah kering kerontang.
Badai telah reda,
Namun isi rumah telah luluh lantak.
Penghuni yang baru, Adakah engkau di luar sana?

Masuklah saja,
Pintunya telah ku buka.
Tak perlu kerepotan membereskan semuanya.
Badai itu telah lewat.
Ya, tidak usah lagi merasa terluka.
Aku tau semua akan baik-baik saja.

Sabtu, 06 November 2010

Kisah Boneka Porselen

Kisah Boneka Porselen

by Risda Yogyanita on Monday, October 12, 2009 at 9:21pm
Layaknya boneka porselen.
Dahulu aku disayangi.
Sepenuh hati kau menjagaku.
Membersihkanku dari debu-debu.
Menghindarkanku dari tangan jahil.
Menyadarkanku akulah yang tercantik.
Meyakinkan semua bahwa akulah milikmu yang paling berharga.

Tapi aku hanya boneka porselen.
seiring mentari dan bulan berlari.
kaupun lupa bahwa masih ada aku.
Kau lupa denganku
yang masih menantimu
diujung lemari kaca di ruang tamu.
aku menantimu.
sampai tiba waktu
kau menggantiku dengan boneka baru.

bajuku yang usang
bagai alas kaki dibanding baju sang boneka baru.
rambutku yang kusut
bagai sabut kelapa dibanding rambut si nona baru.

semakin jelas ketidakberhargaanku kini.

kau dengan lekas melemparku
ke bak sampah paling ujung
di sudut rumahmu.
dan kau meraih si nona baru dengan perlahan.
menaruhnya di singgasanaku dahulu.

dan aku terjatuh,
pecah,
berantakan.
tanpa mampu beranjak.
tangisku telah usang.
airmataku tak sempat keluar.
aku hanya boneka porselen.
yang telah hancur terburai.
terbinasakan oleh keserakahan.
meratapi diri pun aku tak mampu.
menyatukan pecahan ini pun hanya ratap semu.

karena sekeras apapun aku berusaha
aku hanya boneka porselen.

hingga suatu saat

aku terbangunkan
oleh senyum terindahnya.
dan disaat mimpi semakin terlihat jauh
aku melihatmu tanpa berkedip.

aku hanya boneka porselen yang telah hancur,
usang,
tak bernilai.
namun kau mengulurkan tangan.
menaruh sebagian tubuhku dalam genggamanmu.
dan mengambil serpihan tubuhku yang lain dengan matamu
yang masih bersinar riang.

kau berujar,
mari ikut bersamaku puteri kecil.
aku akan menatamu perlahan.

namun aku hanya boneka porselen.
hanya bisa diam pasrah menurutimu.
mengikuti laju alur kisahmu wahai pemilik aku yang baru.

dan kau membawaku ke tempatmu.
menata serpihanku dengan kasih.
membersihkanku dengan kain indah.
menatapku dengan menakjubkannya.
aku bersyukur
akhirnya aku ada di tanganmu.
kau yang,semoga,tidak seperti
dia dari masa lalu.
walau sebersit tanyaku,
akankah kau membuangku kelak?

(secarik catatan di malam buta,10 Oktober 2009)

Kamis, 04 November 2010

Kisah Tahu Bulet di Malam nan Syahdu

Sudah beberapa hari ini aku nggak ngobrol ama mama papa.

Ngobrol disini jangan diartikan duduk di depan televisi, makan crackers sambil minum teh sosro family pack, ketawa-ketawa bersama, sang anak nyeritain hari-harinya di kampus dan berapa cowok yang mendekatinya, sedangkan sang ayah menceritakan tentang saham yang naik turun dan boss nya yang mulai melimpahkan aset dan kendali perusahaan pada anak sulungnya, atau sang ibu yang bercerita bagaimana perjuangan ndapetin tas branded louis vuitton di Hongkong beberapa waktu yang lalu..
BUKAN , BUKAN , obrolan di keluargaku bukan yang seperti itu..

bukan juga obrolan keluarga cerdas yang membahas berita tentang merapi dan mentawai lalu mengkritik kinerja pemerintah dalam pendistribusian bantuan..
BUKAN JUGA.

yang namanya obrolan di keluargaku adalah ketika seluruh anggota keluarga membicarakan HAL YANG SANGAT TIDAK ADA HUBUNGANNYA SAMA SEKALI.

dari mama yang tiba-tiba ngegosipin sodara, sampe perbincangan tentang tahu bulet-bulet yang dia beli karena temennya ngerekomendasiin kalo tahu itu enaknya bukan main. semuanya sangat tidak terkendali dan tidak terarah. itulah definisi NGOBROL yang sudah jadi ritual di keluargaku. ngomong ngalor ngidul.

dan setelah beberapa hari dalam minggu ini, aku dinaungi masalah percintaan, dan kesibukan di kampus, aku jadi menerapkan prinsip "Home Sweet Hotel".
hahahaha.
jadi berangkat ke kampus pagi-pagi banget, pulang juga malem banget. Mandi malem yang dulu udah jadi ritual udah nggak sempet lagi aku lakuin. Makan pun juga kadang-kadang. Takut melar abisnya kalo jam sebelas malem baru makan, terus langsung tidur gitu.
Jadilah, rumah jadi semacam hotel tanpa perlu check in atau check out. nggak ditarik bayaran, malah dikasih sangu. hehehe.


Baru kemaren kamis ini, aku bisa melanjutkan ritual ngobrol ama mama papa.
Dan obrolan kami ini bukannya berlangsung di meja makan atau ruang keluarga layaknya yang biasanya aku liat di sinetron-sinetron.
Tapi, obrolan kami ini berlangsung DI DAPUR, tepatnya DI DEPAN KOMPOR SAMBIL NGGORENG TAHU BULET..
wkwkwkwkwk.

perbincangan mulai dari ngomongin operasi mama kemaren, sampe pertemuanku ama pacar dibahas disana.
dan obrolan itu nggak akan berhenti kecuali ada faktor eksternal yang mengacaukan perbincangan keluarga aneh bin tidak lazim itu.
apa faktor eksternal itu?? ya, TAHU YANG DIGORENG ITU MBLEDHOS..
hahahahahaha..
jadilah kami bertiga lari-lari lelompatan takut kecipratan minyak panas dari tahu bulet nan aduhai itu.

hahahaha.
dan perbincangan ditutup dengan saling ejek.
how i missed that moment so much.

Minggu, 31 Oktober 2010

Catatan Progress Kehidupan Akhir Tahun

 Welcoming November!! Abis ini Desember, dan tahun 2010 selesai sudah. Tahun yang aku awali dengan pesta suka cita, yang begitu membahagaiakan, bersama keluarga besar dan 'dia'. I will miss you a lot 2010. Banyak suka duka yang terjadi selama tahun 2010 ini. Dan baik suka maupun duka itu semuanya sudah aku saring mantap-mantap supaya bisa jadi progress buat aku selanjutnya.

Awal Januari 2010,
UAS aku lewati dengan sangat berbeda dari UTS semester 1 kemaren. Aku sama sekali mencegah mati-matian untuk mencontek. Aku benar-benar berjuang keras di UAS ini. dan hasilnya, tidak aku bayangkan sebelumnya, nggak jelek-jelek amat.
progress yang aku dapat : aku nggak lagi-lagi menggantungkan diri ke orang lain dengan mencontek. alhamdulilah, sampai sekarang aku selalu menyelesaikan ujian-ujianku sendiri.

Tengah - Akhir Januari 2010,
aku berlibur di Probolinggo. menghabiskan banyak sekali waktu dengan dia. seneng banget rasanya. maen-maen di pantai, minum es degan berdua, dan lain-lain. aku akan selalu mengingatnya sebagai salah satu unforgetable moment dengannya :)
progress : kalo sebel ato kangen ama dia, aku bisa ingat masa-masa ini. thanks for the memories ya..

Februari 2010
Valentine pertama dengan dia, aku melewatkannya di Malang. Mampir ke kosan mbaknya, hujan-hujanan di Malang, naek kereta api. Kayaknya ini pertama kalinya aku jalan-jalan jauh banget ama seorang pacar.
progress : aku bisa kenal ama salah satu keluarganya. :)

Maret 2010
sedikit lupa dengan apa yang terjadi di bulan ini. hehehe. sorry.

April 2010
awal bulan, aku main lagi ke probolinggo. kali ini, diajakin ke rumahnya. ureshikatta!! tengah bulan, adiknya ulang tahun. kita patungan beli kado.
progress : aku belajar kalo ternyata memberi itu jauh lebih menyenangkan daripada menerima.

Mei 2010
awal bulan, bertepatan dengan kinenbi sastra jepang, adalah hari ulang tahunnya. setelah beberapa bulan banting tulang ngelesi anak orang, aku dapet gaji pertamaku. aku pake buat beliin dia kado. sebuah dompet kulit yang sederhana. sesederhana perasaanku untuknya. walaupun nggak sama dengan dompetnya yang dulu, tapi dia make dompet itu dengan seneng.
akhir bulan, yangkung ku meninggal dunia. ini pertama kalinya aku merasa aneh. aku udah nggak punya yangkung lagi. menyedihkan, tapi aku nggak bisa melawan takdir. aku coba menenangkan mamaku. secara tidak langsung, aku bisa ngerti perasaan mama.
progress : lagi-lagi, perasaan setelah memberi itu membuatku girang setengah mati. dan aku juga belajar, aku harus membahagiakan orang tuaku selagi beliau hidup. hal ini juga memacu semangat belajar dan semangat memberi ku.

Juni 2010
hari ulang tahunku, dia memberiku beberapa barang yang menurut dia "nggak jelas". tapi aku menerimanya dengan senang hati. dia memberiku beberapa barang bergambar 'Daruma san' yang bagi orang Jepang seperti 'Good Luck'. Dalam hati, aku juga mengucapkan good luck pada diriku sendiri, juga dirimu dengan tes pantukirmu.
20 Juni 2010, kencan kita yang terakhir kali sebelum kamu sibuk banget mengejar cita-citamu. aku sedikit enggan mengakhirinya. tapi aku sudah berjanji pada diriku sendiri, akan terus setia menunggumu.
progress : aku bisa mengesampingkan egoku untuk lebih menerima keadaan.

Juli 2010.
Akhir bulan Juli, setelah karantina yang begitu panjang, kamu mengabarkan akan berangkat ke Magelang untuk pendidikan selanjutnya. Aku senang, akhirnya kamu bisa menggapai cita-citamu.
progress : lagi-lagi perasaan memberi itu tidak aku pikirkan balasannya, aku hanya ingin terus memberi, dan memberi.


Agustus 2010.
Awal semester baru dimulai. aku sudah punya adik angkatan. secara tidak sengaja, dijebloskan untuk jadi MC di acara perkenalan mahasiswa baru memberikan pengalaman yang menyenangkan. aku juga sempat berlibur ke malang, bersama mbak ruri dan intan. aku merasa lebih mengerti tentang kesibukanmu sekarang. good luck yaaa!!
progress : jadi MC di acara PPKMB, bikin aku menyalurkan keinginan untuk 'memberi'. walaupun 'memberi' kali ini adalah membagikan perasaan positif ke orang sekitar. aku senang melihat orang lain senang. i'm not trying to become everybody for somebody, just somebody for everybody.

September 2010.
aku melewatkan bulan puasa kali ini tanpamu, juga peringatan hari jadi kita yang kesatu. tapi aku nggak gentar. walaupun sesekali menangis sebelum tidur malam, aku tetap nggak bisa hilangkan perasaan buat kamu.
sesekali aku menangis, bagaimana kamu melewatkan bulan puasa disana?
awal bulan september juga merupakan hari kelahiran Azka. so happy to welcoming that cutie baby.
progress : aku belajar, betapapun sulitnya keadaanku tanpa kamu, tapi ternyata lebih sulit seorang ibu yang berjuang keras melahirkan bayi. aku belajar, bahwa di atas kesulitan pasti ada kesulitan yang lebih besar lagi. di atas kebahagiaan juga masih ada kebahagiaan yang lebih lagi.

Oktober 2010.
menjadi panitia di 2 acara jurusan membuatku sedikit capek dan bosan. tapi aku selalu menjaga ritme belajarku agar nggak kendor kayak semester lalu. aku benar-benar ingin memperbaiki IP semester ini. supaya soft skill dan hard skillku seimbang,
akhir-akhir ini juga sering ngeliat mobil odyssey di jalan. rasanya pengen banget suatu saat nanti bisa beli satu buat papa. cukup rasanya liat papa sedikit-sedikit ngisi 'air minum' ke mobilnya. please deh, kamu tu mobil, bukan kuda!! grrr~
progress : seingin apapun kita akan sesuatu, hal itu harus diimbangi dengan usaha yang maksimal pula.

itu tadi beberapa kejadian yang terjadi 10 bulan dalam tahun 2010 ini.
setiap pengalaman baik suka maupun duka, selalu aku usahakan untuk mikir progressnya dan meneruskan lagi agar aku bisa mencapai progress yang lain lagi.

so, welcome November, It's great to see you again and again.

Sabtu, 30 Oktober 2010

Just wanna believe in you

Dengan tulisan ini, aku hanya ingin melegakan pikiran. Setelah sekian lama penat.

Setelah semalam memimpikanmu. Aku bahkan belum bisa membedakan itu hanya bunga tidur atau realita. Aku sungguh mengharapkan semua itu nyata. Entah apakah itu akan terjadi sebelum kamu 'kembali' pergi meninggalkanku lagi. Rasanya saat ini pun kamu sudah tidak mengingatku lagi.

Dalam mimpi tadi malam, Semua yang selama ini aku pikirkan tentang tindakanmu menguap. Seperti air hujan yang menguap karena matahari. Semua pikiran positif tentangmu menyeruak. Ternyata kamu hanya ingin memberiku kejutan. Kejutan dengan kehadiranmu, Tapi tunggu, aku tidak boleh terus-menerus mengingat mimpi yang (menurutku) 'imajinasi terlalu tinggi' itu.

Sekali lagi, ITU HANYA MIMPI..

Dan kenyataannya sekarang hanya kamu tidak berusaha untuk menghubungi ataupun menemuiku.
Andaikan dunia ini tanpa realita..

Tapi aku tidak serta merta membuang semua pikiran positifku terhadapmu yang tadi malam tertuang menjadi sebuah mimpi yang indah. Aku tidak akan membuangnya, tapi juga tidak akan terbuai olehnya.
Pikiran positif itu masih kemungkinan akan terjadi sampai tanggal 6 November besok.
Jika itu semua tidak terjadi, ya sudahlah, biarkan mimpi indah itu menjadi sedikit penghiburan diri untukku yang mungkin sudah berjamur menunggumu.

Mungkin itu tidak berarti kamu melupakanku seutuhnya. Mungkin keadaan saja yang belum mengijinkan kita bertemu lagi. Masih ada beribu kesempatan lainnya, kan?

Seperti lirik lagu yang ketika itu diberikan Pika kepadaku, dan saat ini terpampang di profile tabs ku..
'I just wanna believe in you..'
(Aku hanya ingin mempercayaimu..)

Selasa, 26 Oktober 2010

Untuk Kareshi..

minggu ini ada sesuatu yang amat sangat saya tunggu..
Bukan tugas kuliah yang menumpuk, bukan presentasi nihonshi, bukan rapat evaluasi MK 2010, bukan check up ke dokter fahry, bukan juga kerjaan part time di hotel sheraton yang diajak Titi ama Didin, bukan semua itu...

cuma pulangnya seseorang yang sudah 4 bulan ini nggak pernah saya temui.
yang sudah beberapa lama ini ada jauh banget dari saya.
mengejar cita-cita, katanya. entahlah.
apakah dia bisa pulang kembali dengan seluruh bagian darinya dulu.
entahlah, saya tidak mau menebak-nebak juga tidak ingin terlalu berharap.
tapi saya tidak mau juga terlalu lama menunggu tanpa sesuatu kejelasan lagi.

saya hanya ingin menemuimu secepatnya, kareshi..
:'(

Kamis, 21 Oktober 2010

Malam Keakraban / Nakayoshi Naito / Gathering Nite / Fraternity Days, apalah namanya..

Nakayoshi Naito tahun ini

"Aduh, semutnya banyak banget sih.."
"Awas, ada kelabang gede banget di kamar mandi pintu pertama.."
"Hiii, itu kupu-kupu gede banget.."
"Mana sih senterku?tasku juga dimana?"
"Minta kopi dong, adem banget pek disini.."


Itulah kata-kata yang paling sering aku ucapkan sekitar 4 hari yang lalu sampe kemaren. Camping di kebun raya Purwodadi selama 4 hari 3 malam bener-bener pengalaman yang asik banget buat dikenang. Walaupun badan gatel-gatel entah karena alergiku ama minyak kayu putih atau karena gangguan binatang-binatang yang ada disana, tapi setidaknya aku sedih ketika semuanya sudah berakhir dan aku sudah harus naik truk garnisun lagi untuk kembali ke surabaya.

"Jangan duduk kayak gitu dong mas, yang ngeliat aja takut"
Aku dan rombongan pioneer berangkat ke Purwodadi sehari sebelum peserta dan panitia sisanya berangkat. Kami sebagai pioneer, bertugas menyiapkan tenda dan yang lain-lainnya sebelum para peserta berangkat. Kami semua dijadwalkan berangkat jam 2, tapi karena hal-hal teknis lainnya, kami jadinya berangkat jam 3. Kami menaiki truk garnisun yang kami sewa dari TNI AD.

Kami tidak dapat bergerak banyak, karena muatan dalam truk benar-benar overload. Mulai dari tiang dan pasak tenda yang besar-besar, terpal dan banner yang nantinya menjadi alas kami untuk tidur, bahan-bahan logistik untuk kami bertahan hidup dan juga tas pribadi kami benar-benar memenuhi seluruh ruang di truk garnisun ini. Belum lagi, manusia-manusia pioneer yang duduk di kursi truk dengan bermacam-macam ukuran badan.

Awalnya aku duduk di kursi truk, tepatnya di tengah-tengah. Namun, tak lama aku merasa pantatku sakit sekali, ternyata aku duduk tepat di tengah-tengah jarak antara bangku kursi satu dengan bangku kursi yang satunya. langsung saja aku meminta ijin ke teman-temanku yang lain untuk duduk di tas saja. Masih mending aku yang bisa duduk dengan lihai di atas tas yang empuk. Salah satu seniorku, mas adit, terpaksa duduk di atas pintu belakang truk yang hanya berukuran panjang 1 meter saja dengan punggung yang tidak ditopang apapun.sesekali dia juga melepas pegangan tangannya pada atap truk. yang bisa aku teriakkan pada waktu itu hanya, "Jangan gelantungan kayak gitu dong mas, yang ngeliat aja takut."
tapi ya begitulah, apa boleh buat, sudah nggak ada ruang yang tersisa untuk badan sepanjang mas adit buat duduk.

Mas Adit Sirkus

Maafkan kami, wahai semut-semut di Purwodadi

Setelah perjalanan yang sempat terhalang macet di daerah Porong, akhirnya kami sampai jam setengah 6 di kebun raya.
Hari sudah gelap, kami terpaksa bergelap-gelapan menyiapkan gazebo untuk base camp konsumsi kami, beserta tempat sementara bagi tas-tas kami. Tapi ternyata tidak segampang yang kami duga. Semut-semut penghuni tetap gazebo tersebut ternyata sangat melimpah ruah. Mereka dengan sigap menggigiti kami sampai kami melompat-lompat jejingkrakan. udah gatel, gelap, bukan main.

Demi kenyamanan bersama, akhirnya aku dan segenap teman-teman yang lain berjuang membasmi semut-semut disana dengan kapur semut dan obat nyamuk semprot.
gelap-gelapan mengurus semut-semut yang bejibun itu benar-benar my first exciting things disana. sebelum ketemu semut-semut menyebalkan lain yang juga show off di tenda. hahahaha.
ya, waktu malem pertama tidur di tenda, ternyata tempat yang dari tadi aku tiduri, (sebelah mbak marissa pokoknya) ternyata semutnya bejibuuuunnnn.
mungkin karena didukung oleh beberapa tas yang nyimpen makanan di dalamnya.
dengan fucking feelings, aku pindah ke dekat pintu tenda, tidur disana, dengan onyong dan yulia yang teriak-teriak membasmi semut. Maafkan aku teman, ngantuk banget. huhuhuhu.
Makan Malam Bersama Pioneer (aku baju pink, onyonk baju merah)


Dapet Rejeki Pos di Tengah Hutan


Pagi pertama di Purwodadi, berawal ketika petugas pos jelajah pagi checking tempat yang bakal dijagongi besoknya. Posku, Pos BINTANG, dapet pasangan sama Furui Hito yaitu mas Totot. Kenapa Furui Hito (Furui = Tua (untuk barang),Hito = orang) ? karena mas Totot adalah Go-nen (angkatan kelima, angkatan pertamanya sasjep) yang abis ini mau sekeripsi. Hahahaha.
Pas jalan ama kelompok jelajah pagi pos timur, yang dipimpin mbak Mega cemal cemil, aku agak kebingungan mbaca peta. Poor me.
Begitu sampe di posku, aku agak "glek" gitu, masalahnya aku kedapetan pos di tengah-tengah forrested area (area yang dihutankan).
dengan penglihatan mata dini hari yang agak rabun ayam, aku sedikit ngeri mbayangin keesokan harinya yang sudah harus stay jam setengah 5 disana.

Sungai, i'm loving it
 Siang itu, sebelum maba pada dateng, aku, titi, alfi dan mbak marisa berkeliaran di sungai deket situ. Gelantongan gak jelas di jembatan sungai yang alirannya lumayan deras. aku masih agak takut-takut karena jarak antara jembatan ke sungai itu jauuuhhh. aku yang takut ketinggian cuman bisa nelen ludah aja. hahahaha, gila.
tapi ngeliatin aliran sungai yang "byuuurrr...byurrrr.." aku ngerasa waow, it is the greatest feeling. aku ternyata, selain suka laut dan gunung, aku juga suka banget sungai. diam lama-lama hanya ngeliatin aliran air, aku bener-bener ngerasa damaaaaiiii banget.
u should try it sometimes, i recommend it.

Maen di Sungai

Sebelum mandi sore
Maen di Sungai ama Pika

Suasana Sungai Purwodadi
Thats so EXCITING



Pos Games Bintang Feat. Furui Hito (Mas Totot)
Furui Hito Jaga Pos, pegang bendera sambil kebelet eek 
Foto-foto GEJE pas POS BINTANG
Suasana Forested Area

 Games jelajah pagi kali itu berlangsung gokil dan (sok) dewasa. Gokil karena mas totot sempet miscom, nggak aku terangkan lebih lanjut mengingat peserta games ini mungkin ngebaca blogku dan harga diri sang furui hito bakal jatuh.  hahaha. (sok) dewasa karena aku ikutan ngomong masalah maksud dari games itu. kenapa (sok) dewasa? karena aku hanya setitik upil kecil jika dibandingkan ketuaan sang furui hito yang go nensei dan mau skripsi itu. hahaha.
jaga pos pagi-pagi dengan kondisi pos yang terpencil bener-bener menyiksa urat kebosananku. mengisi waktu dengan foto-foto dan kebelet eek sambil menunggu peserta datang mendatangi pos benar-benar EXHAUSTING. jam 8an, ada tim pos bayangan yang mendatangi pos kami, bilang kalo OWARIMASU. jaga posnya udahan karena 'harta karun' udah ditemukan. fiuh, tapi aku ga dapet sms satupun dari anak acara ataupun ketua panitia ataupun ketua hima, ketua jurusan, dekan fakultas, rektor universitas, ketua RT, ketua RW, pak lurah, pak camat, bahkan pak presiden. SATUPUN NGGAK ADA YANG MBERITAU~~ nggk kebayang gimana nasib kami berdua, sang furui hito dan kawaii onna (bukan sundel bolong purwodadi, tapi ITS ME)???

sekembali dari pos jelajah geje itu, aku makan dengan lahapnya dan buang air besar dengan buasnya. geez---

Art Show Time. in the Last Night.
Malam terakhir sebelum besoknya kita pulang ke surabaya, ada acara seru yang jangan sampai tidak dimanfaatkan dengan baik. ART SHOW. yes, saatnya kamu, mahasiswa baru sastra jepang menunjukkan kegokilanmu di hadapan senpai-senpai. sedikit teringat ama art show tahun kemaren dengan aku dan temen-temen seangkatan sebagai pelaku utamanya. hahahha. nggak cukup kalo ditulis satu-persatu. tapi aku yakin, thats the BEST PERFORMANCES EVER. dengan ichinen 2009 yang waktu itu darah kegokilannya masih seger dan meluap-luap melimpah ruah, aku masih inget, kelompoknya didin dan kome yang menampilkan acara infotainment yang ngeparodiin kasus anang dan krisdayanti yang gokil, kelompok pyok ama kie yang nampilin parodi romeo dan juliet lengkap dengan 'keripik teratai'nya yang mematikan, kelompokku dengan cha, gisca, gii, kemal dan mitha yang nampilin AUTIS IDOL, terus kelompoknya 'para gadis padangpasir yang semuanya berjilbab juga seru. menurutku (Jangan marah ya, no hard feeling), art show NN 2009 beneran nggak ngebosenin. full parodi, full drama, full ngakak sampe hampir ngompol. beda ama NN tahun 2010 yang kebanyakan cuma nyanyi-nyanyi tok. ada sih dramanya tapi cuman satu. dan itu menurutku dan anak2, nggak lucu. hahaha. tapi yaweslah, mereka udah berusaha.

kelompok Art Show ku. kiri - kanan (baju merah only) : gisca, cha, aku, mitha, upik, kemal
kelompok art show gadis padang pasir   
kelompok art show didin yang mengusung tema infotainment
Kelompok art show romeo -juliet TERATAI 
Kelompok Malin kundangnya Sahala, Pika, Ziza, Ghofur, Botol, Onyonk
Art Show NN 2010 dengan MC aku dan didin

Malam Inisiasi Ditemani Debur Ombak yang mencekam lalu plung...
 setelah menunaikan tugas jaga pos malam sama mbak meta yang cukup mencekam dengan hadirnya 'tamu tak diundang' yaitu sikecilimutlucuULATBULU. aku yang berhati kejam dan tak berperikehewankecilan berteriak panik agar mbak meta cepet-cepetan menginjak ulat bulu tak punya harga diri itu dengan sandal jepitnya, tapi mbak meta mendeklarasikan dengan bijak, "udah udah, biarin lewat.." sesaat itu, aku benar-benar kaget ndenger kata-katanya mbak meta, hatiku seperti diterangi cahaya dari surga karena 'angelic declaration'nya mbak meta tadi. rasanya aku pengen gantiin mbak meta baju daun-daun lengkap pake tongkat dan mahkota bunga-bunga atas deklarasi mbak mega yang sangat cinta hewan nggilani itu. tapi bulu hidungku serasa mau rontok pas mbak meta di akhir-akhir tugas jaga pos, bilang kalo dia ternyata pasang wajah sok cool dan pura-pura nggak takut dengan nyaranin agar ulat bulu itu melengang dengan asoynya sambil melambai-lambaikan bulunya ala miss universe. HAHAHAHAHA. mbak methaaa mbak methaaa...

setelah menunaikan tugas ama mbak meta, saatnya malam inisiasi.
dengan penerangan seadanya, kami semua bermalam inisiasi di pinggir sungai dengan debur ombaknya yang menenangkan hati.
sebelum malam inisiasi dimulai, ada kejadian lucu. pas pika dateng, tiba-tiba "PLUNGGG..."
dia jatuh ke lubang yang ada di samping pembatas sungai. kasian banget, untung banget mas Hida langsung terjun nyelametin Pika kayak spiderman gitu. hahahaha. poor Pika :) tapi untung banget dia gak kenapa-kenapa. kasian, arena sebelumnya dia nggak pernah ke tempat malam inisiasi ini.

IT'S TIME TO SAY GOODBYE
 sampai jumpa di NN taun depan.. buntu hahahha

Rabu, 06 Oktober 2010

Phytagoras Dalam Eksistensimu

ano hi no yakusoku wa wasurete ii yo


Rasanya merinding banget ndengerin lirik lagunya Mika Nakashima yang Hitoiro barusan. merasa ada yang nancep. Tapi entah kenapa justru itu aku kembali mengulang-ulang lagu itu di playlist winamp hari ini.

Entahlah, aku merasa hari ini aku berada di dua sisi yang sama sekali harusnya berkebalikan.
antara senang dan sedih.
mood perempuanku (baca : sensi banget) mendominasi banget hari ini.
senang karena ternyata dia masih 'hidup'
tapi juga sedih karena dia sama sekali tidak ada niatan untuk mengabarkan 'kehidupan'nya kepadaku.

sebenarnya aku tidak ingin menghitung semua yang sudah aku 'lakukan' untuknya.
tidak ingin menghitung berapa kali aku ngepost tulisan di blog ini untuknya.
tidak juga ingin menghitung berapa tetes 'teardrops on my guitar' yang udah jatuh keluar.
aku nggak jago matematika. tapi aku juga ingin sepenting rumus phytagoras di dalam menghitung bidang miring 'eksistensi'mu di dunia ini.be

tapi aku tidak ingin selalu mengeluh dan 'lembek'.
karena kalau aku ingin bersamamu, aku harus terbiasa.
membiasakan menyayat badan dengan silet cukur sekarang,
sebelum keesokan harinya aku harus menyayat badanku dengan pisau dapur.



jangan risaukan air mata yang jatuh membasahiku


karena yang jatuh memang sudah seharusnya jatuh.
aku tidak dapat menahannya.


semoga semua ucapanmu malam-malam di depan rumah itu masih ada artinya.
sama seperti lirik lagu tadi.


ano hi no yakusoku wa wasurete ii yo


dan biarkan aku bertahan sampai akhir

Selasa, 28 September 2010

Stop it ! It's already exhausting me so much!

This morning just went away like my previous morning in this week. Woke up so late, it was almost noon when i opened my eyes. Yeah, just like the previous night (and midnight) i've spent it with watching dorama on my Matsujun (My lovely nickname for my black and small notebook) or playing the sims in my brothers laptop. I think, I just wanna run away from my boring activities lately.

Woke up at almost 12 a.m, i went downstairs to the living room. Checking the newspaper, try to updating news for this week. Actually, i just knew nothing. I didn't know the news about new terrorist in my country. But, overall, I dont wanna fulling my head with any serious news and think about it so much, so i just came up read the celebrities gossip there.

But, what i've found is just remaining me with him.
started in the first column on Jawa Pos, below the headline, it reports about our navy just catched up some violator in our sea frontier line. and then the new admirals inauguation of  indonesia's army. and then the aussie's navy that come visit to Surabaya. Arggghhhh... why all of this fuckin news tells about navy, army, or everything related with that fucking thing?

And all that i can do is sit down here. looks calmly, but bleed inside. All i can do here is just waiting for his call. say that he's back, he wanna see me, then we meet up each other, he hugs me so calmly, and oh-my-God-even-imagine-it-is-so-hurting-me!!

i tried to forget it with tons of activities. but it cant help forever.
i have to meet u soon. as soon as possible.

please take a rest from that navy's activities
i'm here missing you so bad.

God, Send Me a Cute Sister.. Onegai..

Udah lama nggak nulis. Hizashiburi ne!! *bersihin kolong tempat tidur*. Resolusi awal september untuk update blog hingga 5-8 post per bulan menguap sudah. Kenyataannya, Aku cuman sempat menulis antara 3 post bulan ini. Sungguh nggak produktif! Tapi ya beginilah menurutku gaya hidup penulis yang sebenarnya. Kadang-kadang produktivitas berbanding lurus dengan mood. Jadi, kalo mood sedang turun, produktivitas menulis juga menurun drastis. Jangankan updating blog, update mini blog lewat twitter pun sangat bisa dihitung untuk bulan september ini. Entahlah, aku sungguh-sungguh seperti ada di titik terlemah dalam semangat menulisku.

Hanya ada 2 posting di bulan september ini, Momen lahirnya Azka dan anniversary 1 tahunku dengan Riza. Dan kali ini aku ingin posting tentang suatu hal yang baru aku sadari nggak aku punyai dengan sebenarnya selama ini. Let's talk about it then~

Minggu kemaren, aku nemenin mama pergi ke rumah adeknya (tante Ida) di Sidoarjo. Mereka bergosip berdua, saling sharing cerita, joinan beli tupperware, becandaan, seru banget keliatannya. Nggak berapa lama, adeknya mama yang satu lagi (tante Dewi) nelpon, bilang mau minjem baju ama jilbab ke mamaku. Thats so envying me then. Mamaku punya 2 saudara cewek. Tante Erlin (tante dari pihak papa) punya Tante Indah buat sharing. Mbak Gadis (Mamanya Azka) punya 2 saudara cewek, mbak Ruri ama mbak Ayu.

Tapi aku?
Aku cuma punya 2 saudara yang itu cowok semua. Awalnya, pas aku masih childish, aku beranggapan asik banget nggak punya saudara cewek. Gak ada yang dibuat iri-irian kalo beli apa-apa, terutama girly things kayak baju ato make up. Gak ada ceritanya ampe rebutan cowok sama sodara. Gak bakalan ada rebut-rebutan perhatian papa. It's all about me, only daughter in my family. Tapi seiring bertambahnya umur, aku jadi was-was nggak ada tempat buat sharing tar kalo udah berkeluarga ato gimana. Aku pengen banget punya saudara perempuan. Bener-bener, i want it now.

Walaupun pada prakteknya aku udah punya banyak "sisters" tapi tetep aja, aku pengen punya a real sister. A lil cute sister ato a big wise sister juga tak apalah.

i wish i could have it someday.
or maybe, God would change it with a cutie daughter or maybe some cutie daughters?
i wouldnt ignore :)

Rabu, 08 September 2010

Setahun Kemarin

Rasanya, memori setahun kemarin masih melekat dengan jelas. Semua detilnya bahkan. Sepatu reeboks berwarna putih biru, Jaket anti air eiger berwarna hitam yang kamu pakai waktu itu, SEMUANYA. Bahkan aku juga masih bisa mengingat wajah panikmu menunggu jawabanku. Dan juga tentang perasaan kita waktu itu. Aku benar-benar tidak akan melupakannya. Melupakanmu apalagi.

Hari-hari dalam satu tahun itu aku lewati lebih banyak bersamamu.
Sampai akhirnya, tiba di saat jalan-jalan terakhir kita. Entah kapan kita bisa melewatkan waktu seperti itu lagi. Bodohnya, Aku tidak menyadarinya. Tidak dapat memperkirakan itu akan jadi saat-saat terakhir aku bertemu denganmu, bercanda, bermanjaan, bergelayut di lenganmu. Dan entah sampai kapan aku bisa membelai rambutmu lagi. Aku benar-benar tidak dapat memperkirakan kapan semua ini akan berakhir. Kapan penantianku akan usai, dan semuanya kembali seperti dulu.

Setiap aku membuka mata di pagi hari, sampai kemudian aku menutup lagi, yang aku lakukan hanyalah menjaga dan memperbarui keyakinan dan harapanku tentangmu. Tentang KITA. Bahkan dalam setiap detik ketika aku mengingatmu. Hanya keyakinan dan harapan itulah yang membuatku dapat bertahan.

Sama seperti kebutuhanku akan oksigen, Aku juga membutuhkanmu untuk terus menghidupkan semangat dan rasa optimisku akan masa depan. Semua bagian dari aku, membutuhkanmu. Semoga kamu bisa tahu akan hal ini suatu saat nanti.

Aku yakin sepenuh hati, kamu disana juga merasakan apa yang aku rasakan di hari ini. Bahwa kamu mengingat hari ini. Tepat setahun sudah sejak hari itu. Hari yang tidak akan terhapus dari memori otakku. Hari ketika kamu tergesa-gesa datang ke kampusku hanya untuk mengatakan "Mau jadi pacarku?". Hari ketika aku dengan entengnya mengatakan "IYA" karena sekadar ingin punya teman jalan. Dan lihat semuanya sekarang.

Sudah berbeda.
Tapi perasaan itu tetap sama.
Untukku, dan semoga juga untukmu.
Aku sangat mengharapkan hal itu, hal yang sama dengan yang aku rasakan.

I dont know, maybe i cant explain it well, but I just love you.
yeah, i just love u.

Jumat, 03 September 2010

It's a Girl : All About Aska Zahira Permana's Born Day ~

tadi pagi, sekitar jam setengah 10, aku ditelpon mama. katanya mbak gadis udah melahirkan. finally, IT'S A GIRL !
kata mbak gadis sih, dokter memperkirakan bayinya lahir antara tanggal 4-18 september. tapi tanggal 3 september udah lahir. senengnya, lebaran ada adik bayi lucu.

langsung aja, begitu dikabarin, aku mandi terus berangkat ke rumah sakit Putri di daerah Arief Rachman Hakim.

ngeliat mbak gadis lemes dan cerita mas indra yang menggebu-gebu tentang kelahiran bayinya bikin aku sedikit mbatin, "Gimana aku ntar kalo ngelahirin juga?"
mbak Gadis pas mau ngelahirin
Unfortunately, aku belom bisa liat adeknya. soalnya ruang bayinya cuman dibuka ampe jam 11 siang aja. dan baru dibuka lagi jam 4 sore.
kayaknya baru besok atau lusa, aku bisa liat adek bayinya. kata mbak ui sih bayinya endut terus gempal. padahal sekitar 2 minggu sebelumnya, mbak gadis cerita kalo disuruh banyak-banyak minum degan, soalnya bayinya kecil. *apa hubungannya coba, degan ama bayi yang gede?*

tadi siang, nemenin mas indra nguburin ari-arinya adek bayi juga di halaman depan rumah. katanya mitos jawa sih penting, soalnya ari-ari itu dianggap "saudara kembar" si bayi.

awalnya,
ari-ari dicuci bersih pake sabun dengan air mengalir. mas Indra, selaku ayah bayi, yang melakukan prosesi ini. walaupun sedikit menggerutu karena kurang percaya mitos. di Gombong, Jawa tengah, Kata mas Indra, ari-ari ya tinggal dikubur aja. ga pake sajen-sajenan gini.
Mas Indra lagi nyuci ari-ari adek bayi


Mamaku lagi nyiapin sesajennya
Setelah dicuci bersih, ari-ari ditaruh di kendil yang sebelumnya dikasih butiran garam, terus dikasih bumbu dapur macem kencur, lengkuas, ato apalah itu.. aku nggak bisa mbedain, pokoknya rempah-rempah gitu.. terus di dalem kendil dikasih :
  1. buku kecil *warna pink*,
  2. sisir kecil *warna item*, 
  3. benang-jarum *warna putih*, 
  4. pensil *gambar beruang*,
  5. cermin kecil *warna kuning*
katanya sih maksudnya biar si kecil pinter gitu lah.. *kata mama sih*. setelah itu dikasih garam lagi, bunga, terus ditutup dan dibungkus kain kafan. overall, prosesinya bener-bener mirip kalo kita perlakuin manusia.

ari-arinya sudah diap dikubur!! yess~
setelah itu, tanah di halaman depan rumah pun mulai diurug. prosesnya dilakuin semuanya ama mas indra. padahal lagi puasa lo, salut banget dah ama bapak satu ini. setelah tanahnya cukup dalam, di dalem lubang tanah itu ditaruh lagi garam-garaman. katanya mama, untuk menyerap bau busuk. setelah itu kendilnya ditaruh, ditimbuni garam lagi. terus baru dikuburin pake tanah lagi. setelah itu, timbunan tanah tadi dikasih bunga-bungaan, ditutup keranjang yang atasnya dikasih lampu. *so sweet*
Mas Indra lagi gali tanah. yo gali terosss..

Mas Indra udah mandi, pake baju koko, sarung terus ngedoain ari-ari sebelum dikubur
Dan inilah bentuk kuburan ari-ari!! Cute kan?? ^^
Kata mas Indra, adek bayinya mau dikasih nama "Aska Zahira Permana"
nama yang cute, kayak adek bayinyaaaa..
semoga bisa cepet liat dek Aska...uhhh, ga kebayang lucunya..

Nggak kerasa..
mbak gadis udah ngelahirin..
Aku ama Riza waktu nikahan mbak Gadis -18Desember2009-
padahal pas nikahannya, aku dateng ngajak Riza..
tar kalo Riza pulang, jengukin dek Aska, dek Aska uda gede kali ya..
hehehe..

See u Aska..
>_<

Selasa, 31 Agustus 2010

Welcoming the Lovable Month, September..

Hari ini, Hari pertama di bulan september.
aku masih inget, Setahun kemarin, aku masih gadis kecil yang labil, nggak tau diri, nggak tau diuntung dan sama sekali nggak peka ama perasaan orang. termasuk dengan perasaanmu.

Hampir setiap sore, kamu dateng ke kampusku.
beberapa kali, cuma say hello, ngobrol-ngobrol nggak jelas. dan kamu mengorbankan waktumu dengan teman-temanku hanya untuk ke kampusku.
aku nggak pernah minta itu, tapi kamu selalu memberinya.

Tiap hari juga, di sela-sela jam padat kuliahmu, kamu sempetin nelpon aku.
60 menit tiap harinya. dan dulu aku merasa bosen banget.
tiap aku liat namamu muncul di layar ponselku, aku selalu menggerutu sebal, lalu mengangkat dengan malas-malasan.
"kenapa sih ni anak nelpon terus?" itu yang dulu ada di pikiranku.

Tapi,
kalo cepet nyerah dengan sifat burukku, itu bukan kamu namanya.

udah dari awal kamu pengen cepet-cepet jadiin aku pacar,
tapi aku selalu bisa ulur-ulur waktu. karena aku nggak tau mau kasih jawaban apa.
sampai akhirnya, dengan alasan aku suka angka 9, aku kasih clue ke kamu kalo aku suka tanggal 9 bulan 9 tahun 2009.
dan kamu dateng ke kampusku jam 3 sore, dengan wajah penuh keringat karena harus "lari" sebentar dari tugas kelompok.
kamu mengatakan semuanya dengan cepat namun sedikit tertahan mungkin karena malu. dan aku menjawab "IYA" tanpa pikir panjang. tanpa berpikir dulu, apa aku bisa mencintai seseorang lagi setelah sebelumnya jatuh cinta dan terluka parah??
tapi inilah aku, dengan segala kecerobohanku, tidak memikirkan bagaimana perasaanmu nantinya kalau tau aku nggak benar-benar suka sama kamu..

tapi lihat sekarang,
sudah hampir satu tahun dan semuanya masih bertahan sama seperti yang dulu.
dan semoga akan selalu sama sampai bertahun-tahun ke depan.

I LOVED U YESTERDAY, AND I WILL LOVE U TOMORROW.
BUT, I LOVE U MORE AND MORE TODAY.

Minggu, 29 Agustus 2010

Review PPKMB dan Bradanaya

2 hari yang lalu, ospek-ospek sial itu barusan aja selesai.
Maaf buat blog yang sempet ku telantarin.*sambil ngebersihin sarang laba-laba, ngasih makan tikus-tikus, mberesin botol-botol miras --> emang abis ngapain??*
bener-bener nggak ada jeda waktu buat ngenet. tidur aja boro-boro, cuma 5 jam,19 jam sisanya melek ga karu-karuan.

berikut aku ceritain sedikit review tentang apa aja yang aku kerjain sekitar 9 hari yang lalu.

- PPKMB universitas airlangga
disini aku jadi MC gak penting. berpasangan ama angger, kita berdua sudah mengguncang auditorium. tapi beruntung sih kita dapet ruangan yang lumayan, daripada didin. dia ngemsi di ruang sidang lantai 2, panas banget disana. overload banget, panas. ACnya ampe megap-megap gara-gara manusianya membeludak.
Pas PPKMB universitas ini,aku ama angger, kayaknya lebih pantes disebut ludrukan daripada ngMC. nggak formal sama sekali. hahaha. tapi nggak apa-apa deh, yang penting bisa menghibur anak-anak malang yang terkurung di ruangan auditorium selama kurang lebih 7 jam dengan pemateri yang zzzzz.. (hahaha tau sendiri lah ya, paling materi-materi ga jelas gitu, dengan dosen yang kebanyakan nggak menarik.haha)
ya ya sampe ketemu di PPKMB universitas taun depan ya (kalo ditawari job-job an lagi seh..)

-PPKMB Fakultas Ilmu Budaya
ini dia.. akhirnya ketemu juga ama mahasiswa baru fakultas tercinteeee...ahahahahaha..
ngemsi ama Didin kali ini.. agak garing seh, bukan gara-gara partnernya. tapi lebih karena anak-anaknya. mungkin ngeliat MC PPKMB universitas mereka nggak segila kita, jadinya mereka garing deh pas diajak seru-seruan.
nemu banyak artis pas PPKMB fakultas.
salah satunya : Paramitha Rusady (yang belakangan ganti julukan jadi Nita Thalia), ada Joe Sandy juga, terus ada Limbat. Rasanya kepengen ngubah acara PPKMB membosankan ini jadi ajang the master..hahahaha...
sudahlah ya.. pokoknya gitu lah.. acaranya seru sih, tapi ada juga maba-maba yang menghujat kita.
di blog ini, saya mewakili teman-teman MC PPKMB Fakultas (Didin, Angger, Nana, Dhita) : Kami mohon maaf yang sebesar-besarnya karena mungkin guyonan kita agak semrawut. hahaha tapi ya gitu deh kita ini kan memang dari golongan bawah, jadi guyonannya juga guyonan orang bawah. jadi maaf ya buat kalian maba-maba keturunan bangsawan dan priyayi yang merasa terjatuhkan oleh guyonan buruh pabrik kami berlima.
- BRADANAYA
ini dia ospek fakultas, yang lebih ke welcoming event buat merekatkan maba-maba dari berbagai jurusan di fakultas kami (fakultas ilmu budaya).
seru sih.. kali ini aku nggak jadi MC lagi, tapi jadi trainer.. kayak pembimbing kelompok maba buat ngejalanin 2 hari bradanaya ini. acaranya fun, walopun kurang terkordinasi dengan baik. tapi overall good job lah buat panitianya.
disini, aku minta maaf ama temen-temen maba yang nggak aku kasih tanda tangan pas di auditorium. (sok ngartis ini ceritanya) gara-gara anak acara sih, katanya trainer nggak boleh ngasih tanda tangan ke maba kalo belom dapet tanda tangan tim dis..jadinya aku ketakutan mau ngasih mereka tanda tangan,,hahaha maaf ya semuanyaaa..
hari kedua aku ngMc lagi sama angger. kali ini, acaranya Pemilihan Duta Budaya. aku pake kebaya gitu, si angger pake beskap. dari ujung rambut ampe ujung kaki aku pake barang pinjeman semua. makasih buat Pika yang udah minjemin aku kebaya, jarik, sepatu, lengkap ama make up nya juga sekalian. Tanpa kamu, aku mbambung banget kayaknya. walaupun ada insiden "rok mbedah", di tengah-tengah acara. hahahaha.
acara berlanjut sampe ke inaugurasi. disini seru banget, maba-maba di press sedemikian rupa ama tim dis, baru setelah itu diguyur air dari pipa yang nyambung langsung dari truk tangki PDAM.
seru banget, awalnya aku cuma basah di celana aja.
eh, tiba-tiba, Agil gila itu narik aku ke kerumunan maba yang mbawa pipa. basah deh. tapi serunya lagi, ada maba cowok yang narik-narik aku gitu, manis anaknya. dengan malu-malu, aku liat ID cardnya.. namanya Rachmad Aditya. hehehe.
Setelah basah-basahan, acara lanjut ke buka bersama. di depan fakultas, semuanya kumpul. minum es dawet sama bawa kotak makanan. baju masih basah, tapi nggak ada yang pada inget kalo baju mereka pada basah.
kelompok yang aku bimbing pas bradanaya (kelompok 25) kepilih jadi kelompok terbaik. thanks ya kelompokku, kalian kompak banget. moga-moga kompaknya lanjut terusss. maaf juga ya trainer kalian agak lebay. haha
makasih juga buat anak acara yang udah milih kelompokku jadi kelompok terbaik :)
Ya udah segitu aja wes,
intinya walaupun capek, tapi aku seneng bisa kenal ama banyak orang.
nggak cuman maba, tapi juga angkatan-angkatan atas. seneng deh.
jadi sedikit lupa ama dia yang lagi ada di Magelang.. :)

cepet pulang ya za,
aku nggak kuat nahan kangen.. :'(

Kamis, 12 Agustus 2010

Thanks For The Memories

Aku kembali ke kota itu lagi. kali ini aku sendirian.
masih tetap naik kereta.
hanya untuk mengenang saat indah bersamamu dulu.

saat itu, Malang, 14 Februari 2010, benar-benar unforgetable moment.
terima kasih sudah menyempatkan diri untuk berkencan bersamaku ke kota dingin itu.
that's how memory works.
sesampai di stasiun kota baru, mataku berpijar sekeliling, mencari bangku tempat kita menunggu kereta dulu.
how empty i am without you ternyata.
daripada sengsara meratapi nasib ditinggalin kamu yang pergi belajar, aku bergegas keluar stasiun.
ternyata hujan. suasana dan aroma udaranya benar-benar persis dengan ketika aku sama kamu kesini dulu.

setelah dijemput kakakmu, di atas motor, aku melihat-lihat sekeliling. Jalanan pun masih tetap sama seperti yang kita lewati dulu. Bedanya, dulu kita naik angkot. Ciprat-cipratan air, kayak anak kecil. Betapa detail sekecil itu nggak pernah aku lupakan.
Selama disana, aku seneng banget, serasa punya kakak perempuan yang dari dulu aku pengenin. Kakakmu baik banget sama aku. Aku anggap dia udah kayak kakakku sendiri. Teman-teman di kost kakakmu juga friendly. 2 hari aku nginap disana, aku seneng banget.
Apalagi pas aku liat foto-fotomu waktu dinyatakan lolos untuk ikut pendidikan ke Magelang. Walaupun agak BT dan aneh ngeliat kamu gundul plontos gitu, tapi semuanya ganti jadi rasa terharu yang sangat aneh..ngelihat sinar dan senyuman lebar di wajahmu..
ya ampun, this is the true love, i guess.
aku langsung ikhlas kamu pergi ke sana.
aku rela menukar apapun demi sinar kebahagiaan dan senyuman lebarmu di wajahmu ketika itu.
2 malam aku menginap di rumah kakakmu, aku merasa sungkan.

kebetulan ada Intan, teman kampusku yang dulu foto-fotonya suka kita liat di facebook.ngebayangin wajah kita berdua di dalam foto itu. kamu, dan calon seragam mu.
ketika melihat foto itu, aku juga bisa liat, betapa inginnya kamu memakai seragam yang sama.
2 hari berikutnya, aku menginap bersama Intan.
aku bersyukur banget punya teman seperti dia. dia yang mengajariku untuk memutuskan bertahan dan menunggumu. tanpa advisenya, mungkin aku nggak bisa setegar ini. dia juga mengajariku banyak hal tentang dunia barumu, dan bagaimana aku harus bersabar.
yah, sabar itu pasti membuahkan sesuatu yang manis.
aku yakin itu, kamu juga harus yakin denganku.

hari kedua menginap di rumah Intan, aku pergi ke rumah saudara sepupu Intan yang sudah berkeluarga. keluarga kecil yang manis. dengan rumah mereka yang rapi dan mungil. dan anak laki-laki yang ganteng. namanya Ofel. cakep, cerdas, nggak bisa diem. aku langsung keinget kamu. apalagi, alis tebal dan tatapan mata Ofel yang tajam, ngingetin aku ama foto kecilmu dulu.

liburan kali ini,
aku emang nggak ditemenin kamu.
tapi semuanya ngingetin aku tentang kamu.
tenyata sejauh apapun kamu berada, aku nggak bisa hapus kamu dari ingatanku.
i will remember u always..
i hope u do too.

cepet pulang ya,
aku pengen banget liat senyuman lebar itu langsung.
:)
ily kareshi

Senin, 09 Agustus 2010

Rundown Acara Japanese World (atarashii)

Hari I

13.00 - 13.15 = Opening Ceremonies (Pemukulan Gong dan Pelepasan Balon dengan Umbul-Umbul Japanese World 2011)
13.15 - 13.20 = Yosakoi Niseikai (Formasi Taman Bungkul, Di depan Pintu Utama FIB)
13.20 - 13.30 = MC time* (Live), Prepare Lomba Karaoke Session 1 (Off)
13.30 - 14.00 = Lomba Karaoke Session 1 -Max 6 peserta, durasi @5 menit- (live), Prepare Lomba Makan Onigiri (Off)
14.00 - 14.30 = Lomba Makan Onigiri (Live), Prepare Lomba Karaoke Session 2 (Off)
14.30 - 15.00 = Lomba Karaoke Session 2 -Max 6 peserta, durasi @5menit- (Live), Prepare Lomba Menghias Kartu Tahun Baru (Off)
15.00 - 15.20 = Lomba Menghias Kartu Tahun Baru -Serentak- (Live), Prepare Lomba Karaoke Session 3 (Off)
15.20 - 15.50 = Lomba Karaoke Session 3 (Live)
15.50 - 16.00 = MC Time* (Live), Check Sound Band I (Off)
16.00 - 16.20 = Band I
16.20 - 17.00 = Pengumuman Finalis Lomba Karaoke, MC Time* (Live)

Hari II
08.00 - 09.00 = Parade Yosakoi -keliling area kampus B- (Live), Sebar Pamflet di daerah sekitar (Off)
09.00 - 09.20 = MC time*
09.20 - 10.00 = Break -untuk memberi kesempatan pengunjung mengelilingi stan- ~mungkin bisa ngundang yosakoi2 klub lain??~
10.00 - 10.15 = MC time* (Live), Prepare Hiburan I (Off)
10.15 - 10.35 = Hiburan I ~Kemungkinan Dancer Performance, mau aku cariin link dancernya, kalo bisa dancer group jepang2 gitu~ (Live), Prepare Lomba Bikin Bento (Off)
10.35 - 11.10 = Lomba Bikin Bento (Live), Check Sound Band I (Off)
11.10 - 11.30 = Band I (Live), Prepare Lomba menyumpit Pilus (Off)
11.30 - 12.00 = Lomba Menyumpit Pilus (Live)
12.00 - 12.10 = MC Time* (Live)
12.10 - 13.00 = ISHOMA (Live), Prepare Lomba Makan Okonomiyaki (Off)
13.00 - 13.30 = Lomba Makan Okonomiyaki
13.30 - 13.40 = Mini Games
13.40 - 13.50 = MC Time* (Live), Prepare Final Lomba Membuat Bento (Off)
13.50 - 14.20 = Final Lomba Membuat Bento (Live), Prepare Hiburan II (Off)
14.20 - 14.30 = Hiburan II (Live) ~Kayaknya Dancer Jepang2an lagi deh~14.30 - 14.40 = MC time* (Live), Prepare Final Lomba Karaoke (Off)
14.40 - 15.10 = Final Lomba Karaoke ~Ntar ni pake dikomentari juri kayak Indonesian Idol gitu. Di final, yang diadu 3 peserta. Selain Juara 1,2,3 menurut Juri juga ada Juara Favorit dari vote ballot dan sms~
15.10 - 15.30 = Mini Games (Live), Check Sound Band II (Off)
15.30 - 15.50 = Band II (Live), Prepare Cosplay (Off)
15.50 - 16.50 = Lomba Cosplay
16.50 - 17.00 = MC time* (Live), Check Sound Band III (Off)
17.00 - 17.20 = Band III
17.20 - 18.00 = ISHOMA
18.00 - 19.00 = Opera Jepang
19.00 - 19.30 = Parade Obake, Pengumuman Pemenang Lomba (Live), Check Sound Guest Star (Off)
19.30 - 20.00 = Guest Star
20.00 - selesai = Bon Odori bersama Guest Star, Panitia, Pemenang Lomba, Pengunjung lalu HANABI!!!

MC time* = MC menjelaskan sedetail mungkin tentang stan-stan, sponsor apa aja yang gabung, cara vote via ballot dan sms, pembacaan susunan acara berikutnya, siapa saja pengisi acara dll. Sengaja dikasih waktu khusus, agar waktu nggak molor karena pembicaraan MC.

Off = Waktu untuk panitia menyiapkan untuk acara berikutnya, termasuk menyiapkan pengisi acara atau peserta lomba beserta perlengkapannya

Live = Yang terjadi diatas panggung