Minggu, 31 Juli 2011

Setelah Lama 'Mati Suri'...

Bulan Juli sudah berakhir. Namun sisa - sisa renik kenangan dari apa saja yang terjadi di bulan Juli masih tersisa. Dan aku harap akan terus ada disini. Di sudut hatiku.

Bulan Juli adalah bulan yang sangat 'full-schedule' untukku. Kerja, Kuliah, Organisasi adalah 3 hal yang mengisi hari-hariku di bulan Juli dengan sangat padat merayap. Pagi, kuliah. Siang, organisasi. Malam, kerja. Seperti itu terus - terusan setiap hari. Weekend pun, tidak ada waktu untuk diri sendiri. Masih harus bekerja lagi.
Capek? Rasanya tidak pernah (sempat) dirasa. Aku malah merasa, metabolisme tubuh menjadi terbalik. Dulunya, aku selalu merasa capek jika berkegiatan seharian penuh. Tapi, setelah bulan Juli terlewati, badanku semakin sakit dan pegal kalau aku tidak berkegiatan penuh seperti dulu.

Aku merindukan bulan Juli lagi.
Ketika aku terlalu sibuk dengan orang lain. Tidak sempat memikirkan kesendirianku.
Namun, waktu adalah waktu yang terus berjalan. Dan waktu sudah terlewatkan. Aku hanya bisa mengenangnya.

Mengenang tiap detik waktu yang mengalir tanpa aku sempat berpikir apakah aku akan terus sendiri.
Mengenang tiap orang yang menemaniku tanpa aku sempat berpikir apakah salah satu dari mereka adalah orang yang tepat.
Mengenang tiap tempat yang aku singgahi tanpa aku sempat berpikir apakah aku akan pergi ke tempat itu lagi setelahnya.
Mengenang tiap dosa yang pernah aku perbuat tanpa aku sempat berpikir apakah masih ada hari esok untuk menebusnya.
Mengenang tiap keringat yang mengucur deras tanpa aku sempat berpikir apakah esok masih ada sesuatu yang bisa mengucurkan kembali keringat ini.
Mengenang tiap omelan mama tanpa aku sempat berpikir apakah aku sudah menurutinya.
Mengenang akan pertanyaan apakah Tuhan dan cinta itu ada tanpa aku sempat berpikir sampai kapan aku dapat menemukan jawabannya

Selamat datang bulan Agustus.
Bulan yang penuh akan kenangan titik keringat perjuangan.
Oleh negara, oleh agama, oleh orang tua, oleh pendidikan, dan oleh diriku sendiri untuk menemukan jawaban dari pertanyaan yang belum terjawab.

0 Comments:

Posting Komentar

Katakan apa saja yang ingin kau muntahkan dari otakmu, setelah membaca tulisan di atas..