Kamis, 29 Juli 2010

Good Luck, My Love !

Setelah sekitar 2 minggu yang tanpa kabar berita, entah berita lewat sms, telepon, surat burung merpati, paketan lewat TIKI atau apapun yang berhubungan tentang dia Riza Anantaku, Akhirnya the latest news itu pun datang. Hari Kamis, Jam 10 lewat beberapa menit, ketika aku berada di SC sastra jepang, dia akhirnya menelepon..
kira-kira begini isi percakapannya.. yang lebih banyak diisi oleh gumamanku dan suara batuknya.

Riza : Hallo.. iya ini udah bisa.. (sebelumnya aku sms, nanya "kata mbak ruri, udah bisa sms ya??")
Aku  : hmmm... gimana? udah diberitau pengumuman lolosnya?
Riza : udah
Aku  : apa?
Riza : iya, lolos. nanti malam berangkat.
Aku  : cepet banget? ga ada break?
Riza : nggak. ntar malem langsung naik bis.
Aku  : Loh, nggak naek kapal? (keluar o'on nya)
Riza : -__-" zzzz.. ya nggaklah..(uhuk-uhuk.. >> batuk-batuk)
Aku  : Loh, Batuk ya? disana jangan-jangan cuman dikasih makan kerupuk ya? (idiotnya keluar lagi)
Riza : hahaha.. iyo..
Aku  : hmmmmm...

kemudian unpredictable, hp ku ngehang disaat yang gak tepat. detik teleponnya tetep jalan. tapi ga ada respon dari sono dan teleponnya ga bisa di end call.

Janc*k, gitu kataku dalem hati.
tai anj*ng hape gendeng, gitu yang terucap di mulutku.

dan setelah ngelepas baterai hp dari sarangnya, membiarkannnya sesaat, lalu aku pasang lagi, aku kembali nyalain hp.
dan telepon dia balik, ternyata sibuk. mungkin dia menelepon teman-temannya yang lain. baiklah, aku kembali ke rapat yang sudah dimulai tanpa kehadiranku.

beberapa saat kemudian setelah aku asik-asiknya rapat, dia nelepon lagi.
cuman sebentar, dan dia bilang, kalo ntar malem uda ga bisa dihubungi lagi. lebaran dia juga ga pulang. baru bisa dijenguk pas pelantikan (sekitar 3 bulan lagi) yang belum tentu aku datang. dan 1 tahun dia Magelang. what a hard !

sms, komen status di facebook, dan apapun itu yang menunjukkan empati mereka padaku lalu menyuruhku bersabar,datang membanjir.
its ok, dude. aku udah terlalu bersabar dengan semua ini, batinku.
tidak sepadan dengan dilema yang aku alami dalam hati.
antara senang dan sedih.
senang karena akhirnya dia berhasil menggapai langkah awal dari cita-citanya.
dan sedih karena tidak ada dia di sampingku lagi. yes, so empty i am.

tapi setelah aku pikir-pikir lagi.
everything has change.
aku sudah bukanlah Risda beberapa tahun yang lalu, yang merengek-rengek pada seseorang supaya keinginannya dituruti.
aku sudah janji kan pada diriku sendiri, kalo kali ini, aku akan jadi cewek yang lebih dewasa, yang nggak egois.
dan this is it.
i'll release every single words i haven't said to him last time in this blog.


omedetou ne, kareshi.
aku seneng banget kamu akhirnya bisa joining navy dan berbuat sesuatu buat negara kita ini.
walaupun konsep "berbuat sesuatu" bagiku dan bagimu sangat jauh berbeda.
ya, kita memang sangat berbeda satu sama lain. Justru, menurut kita, itu kan yang membuat kita dipertemukan?
kamu yang konservatif, aku yang liberal.
yeah, you used to be like this way. dan aku juga.
terima kasih, udah membuat waktu penantianku sedikit berkurang. kan kalo tahun ini kamu gagal, kamu bakal nyoba lagi taun depan, itu berarti kamu bakal lebih lama lagi ninggal aku kan?
ok, 1 tahun lagi dari sekarang, berarti nanti tahun 2011, aku bakal sambut kamu lagi di kota kelahiranku.
dan 3 tahun lagi dari 2011, berarti tahun 2014, aku bakal sambut kamu lulus dari sana, dan semoga saja bisa datang di upacara bahagiamu.
dan 3 tahun lagi dari 2014, berarti tahun 2017, semoga kita masih bisa bersama, semoga semua masih seperti saat ini.
dan kita nyanyiin "one love" nya arashi bareng-bareng :D
semangat ya disana, do the best.
seperti yang kamu minta terakhir kali kita ketemu, dan apa yang telah aku janjiin sama kamu, ya.. aku bakal nunggu kamu.
ily, kareshi..
   Hyaku nen saki mo ai wo chikau yo
Kimi wa boku no subete sa
Shinjiteiru tada shinjiteru
Onaji toki wo kizamu hito e
Donna kimi mo donna boku demo
Hitotsu hitotsu ga itoshii
Kimi ga ireba nani mo iranai
Kitto shiawase ni suru kara
  I promise this love even for one hundred years, you are my everything.
Believe me, just believe me, to you, the person I share my time with.
Each kind of you, each kind of me, all of them are precious.
If you are here, I don't need anything else, I will definitely make you happy.


(One Love - ARASHI) 
 

Kamis, 15 Juli 2010

TOP 7 "WHAT I'M MISSING RIGHT NOW" - are u on my list? :)

Kadang-kadang ada beberapa orang yang datang dan pergi dalam kehidupan kita, lalu meninggalkan jejak yang teramat dalam di hati kita.
sama seperti manusia-manusia yang lain, aku pun juga manusia (loh? emang aku manusia??ya setidaknya manusia jadi-jadian yang hidup diantara manusia gadungan yang tidak normal) yang pernah ngerasain indahnya cinta, dengan orang tua, pacar (kalo udah putus, ya mantan), sahabat-sahabat, orang yang belum sempat kita temui, hewan, rumah atau suatu keadaan dimana kita nyaman banget ketika itu.

Pas sesuatu itu berakhir atau nggak bisa lagi kita jamah dengan gampang (bukan "grepe-grepe" maksudnya, tapi lebih ke narik celana kolornya ato tali behanya), ada suatu keadaan dimana kita KANGEN banget ama sesuatu / seseorang itu. Dan hal itu, yang sedang aku rasain dengan sangat hebatnya. mengguncang saluran darah di sekitar bokong, menyumbat tenggorokan dan angin yang selalu mengalir keluar anus secara berlebihan. (ini perasaan rindu atau kebelet boker yah?)

intinya,
ada TOP 7 "WHAT I'M MISSING RIGHT NOW" yang bakal aku tulis di postingan agak mellow dan gak penting ini.
anyway, terserah aku juga sih.
secara' aku sendiri yang mbikin blog ini, nulis-nulis sendiri dan kadang-kadang dibaca-baca sendiri (ketauan gak lakunyaaaa..ahahahahah)
yah pokoknya gitu lah,
biar rindu ini sedikit berkurang, beban di dada semakin berkurang dan belahan di anus ini semakin melebar.

mohon maaf sebelumnya kalo postingan kali ini sangat subyektif dan risda banget.
thats my blog..
YEAH, THATS MY BLOG . MAU APA KALIAN DENGAN BLOGKU??
MAU APA HAH???


nomer SATU
*maaf, tuts keyboard nomer SATU dan TANDA SERU saya sedang rusak gak bisa dipencet entah ada apa gerangan*

<<< RIZA ANANTA >>>
Lelaki sembilan belas tahun kelahiran 9 Mei sembilan satu (MAAF, LAGI-LAGI TUTS KEYBOARD untuk angka SATU SEDANG RUSAK)
Lelaki ini (panggil aja dia 'riza') adalah pacar saya sejak kurang lebih SEPULUH bulan yang lalu. Saat ini dia lagi ada karantina di Malang dengan calon-calon kadet yang lain. Ya, dia memang sangat terobsesi menjadi TNI AL, thats why, udah 2 tahun ini dia ikut tes calon kadet AL yang banyak tes-tes ga penting dan sangat menyita waktu, perhatian, uang, tenaga dll itu.
taun kemaren dia nggak lolos, dan taun ini dia nyoba lagi.
sudah hampir 24 hari aku nggak ketemu ama dia. dan sudah sekitar seminggu tidak dihubungi.
rasanya KANGEEEENNNN BANGGGEEEEETTT... apalagi akhir-akhir ini ada pressure dari berbagai pihak yang bikin aku ingin ada dia di sampingku sbagai penyemangat. tapi, dia nggak ada.
IYA, DIA NGGAK ADA LAGI.
sedih banget rasanya. apalagi, kalo tes tahun ini dia keterima, dia bakal pendidikan kadet setahun di Magelang. Thats mean, satu tahun tanpa dia. bener-bener long distance relationship yang sebelumnya aku pernah mengalaminya dan gagal menyedihkan.
kali ini, aku nggak mau gagal lagi. he's the last for me, i thought.
:) keep smile, semoga aku dan dia sama-sama sukses menjalani ini semua..


peringkat 2
(thx God, tuts angka keyboard yang lain nggak rusak)
<<< almarhumah Khatidjah Bibi dan almarhum H. Rachmad >>>
My lovely grandma and grandpa yang udah rest in peace di alam sana.

yangtiku,
sudah meninggal pas aku kelas 3 SD kalo nggak salah, waktu itu aku nggak begitu merasa kehilangan karena waktu itu aku hanyalah anak kecil yang males banget disuruh-suruh. Yangtiku, yang saat itu sakit komplikasi, selalu aja nyuruh-nyuruhin aku, salah satu cucunya, kalo pas aku lagi maen kesana. entah itu untuk mbuang tampungan air ludah yang ada di samping tempat tidurnya (iya,air ludahnya terproduksi berlebihan dampak salah satu penyakitnya.kasian banget.), ngerebus air hangat untuk kompres perutnya, ngambilin air minumnya dan lain-lain. Bagiku (dulu), itu nyebelin banget. Tapi sekarang, aku kangen banget ama yangtiku. dulu, tiap kali aku maen ke rumahnya, aku selalu diajak jalan-jalan sekitar kampung. dibeliin jajan banyak banget. karena yangtiku itu hobi banget makan, jadinya aku ikut kecipratan makanan-makanan enak.
sedikit aja yang cukup aku ingat dari beliau. yangtiku ini perutnya gendut(salah satu dampak dari penyakit komplikasinya juga), kalo lagi tidur-tiduran ama beliau, aku suka bubu-bubuan di perutnya. aku kangen banget ama saat-saat itu. ada juga saat-saat, kalo aku buandelnya minta ampun, manjat pohon jambu air di belakang rumah, aku dimarahin mamaku, yangtiku kemudian muncul, marah-marahin mamaku dan ngelarang marahin aku.
pas jaman kecil dulu pas aku maen-maen ke rumah yangti di Buduran, Sidoarjo, aku juga pernah disuruh yangti beli gula di warung, karena warung deket rumah tutup, aku jalan cari warung yang lain. karena dari kecil aku udah buta arah, aku akhirnya nyasar sampe sore, seluruh kampung nyariin aku. dan pas begitu aku ketemu yangtiku, aku dipeluk erat banget sampe aku ga bisa napas. rasanya sekarang aku pengen nangis kalo inget-inget itu. karena walaupun aku dulu item, jelek, rambutnya tipis, ada orang yang sampe nangis gulung-gulung pas aku ilang.
YANGTI, I MISS U.. SO MUCH..
apa di alam sana yangti inget aku?tau kalo aku udah aku kuliah?tau kalo aku udah punya pacar?

H. Rachmad,
yangkungku... yang baru bulan Mei yang lalu meninggal..karena penanganan rumah sakit yang menurutku nggak tepat sama sekali.
begitu ngeliat jasadnya, aku langsung nangis di pelukan mamaku.
yangkung ini, sukanya ngajakin aku jalan-jalan tiap aku liburan.
tiap aku nginep di rumah yangkung, dulu, sebelum yangti meninggal, tiap minggu pagi yangkung suka ngajak aku jalan-jalan ato sepedaan ke alun-alun sidoarjo. malem minggunya juga. aku dibeliin jajan-jajanan banyaaaak banget. dan tiap yangkung ke rumahku, aku selalu dikasih duit. akhir-akhir ini, aku sudah bisa menolak. karena aku tau, yangkung juga lagi nggak punya uang.
tapi sekarang aku nyesel, karena MEMBERI ITU RASANYA JAUH LEBIH MENYENANGKAN DARIPADA HANYA SEKADAR MENERIMA.
aku nggak tau gimana rasa kecewanya yangkung, pas aku nolak uang pemberiannya.
maaf yangkung, dan I MISS U SO DAMN MUCH RITE NOW..
moga-moga disana yangkung ama yangti ketemu, bahagia berdua ngeliat anak-cucunya yang sukses disini. amin.

Peringkat ke3.
almarhumah Reni.

eyang buyut (yangyut) ku yang baru aja meninggal bulan Juni lalu.
yangyutku ini satu-satunya alasan kenapa tiap lebaran keluargaku selalu sowan ke Trenggalek.
umurnya sudah 80tahun lebih.
dari jaman kecil, aku selalu gembira ria tiap diajak ke trenggalek.
trenggalek itu bener-bener desa kayak yang digambarin di lagu anak TK jaman dulu.
ada sawah, sungai, rumah dari anyaman bambu, kandang kambing dan sapi, dokar, jalanan yang belum teraspal, masakan khas pedesaan dan yang paling nggak bisa dilupain adalah puluhan kakek nenek disana yang hanya aku temui setahun sekali.
entah lebaran tahun ini, aku kesana ato nggak..
semoga saja papa ngajak kesana..

Peringkat 4
Pance Famz (Menik, Yohana, Nella, Avin, Nina)
sahabat yang aku temui di penghujung masa mudaku di SMA.

sekarang ini, kita jarang banget ketemu. masing-masing udah pada sibuk ma kesibukannya masing-masing.
padahal kangen, kangen ama gila-gilaan pas SMA dulu. kangen ama celotehan jujur kalian.
berharap kita bisa bertemu secepatnya, teman :)

Peringkat 5
Sahabat cewek pas SMP (Nia, Putri)
kita bener-bener sibuk sendiri ama kehidupan kuliah kita.
aku yang nyambi organisasi, nia yang nyambi ngelesin, putri yang nyambi nyanyi..
padahal kalian bener-bener ngangenin..
sahabat, tempat aku selalu jujur dan terbuka. kangen banget ama kalian.
moga-moga besok jumat ini nggak ada halangan yang menghalangi pertemuan kita.
jangan lupa girls, jam sebelas di royal plaza yaaa.. :)

Peringkat 6
Powerpuff Gendeng Girls (Nyes dan Leyenk)
wooooy inilah TRIO AUTIS yang terbentuk jaman-jaman kelas 2 SMA dulu.

trio gila-gilaan yang nggak karu-karuan dan selalu digilai (diteriakin "gilaaa....gilaaa...") oleh seantero sekolah dulu.
jaman-jaman aku jadi ketua OSIS dulu, merekalah penetralisir sisi gila dan sisi serius dalam hidurpku ketika itu.
aku kangen banget ama kalian, girls.
terakir ketemu ama Nyes, sang caddy pengganti Rani Juliani, pas minggu tenang kemaren.
terakir ketemu Leyenk juga pas final libels cup kemaren.
tapi yang aku rindukan teramat sangat adalah saat-saat dimana kita bertiga kumpul, sebagai power puff, bukan aku ketemu nyes berdua aja, ato aku ketemu leyenk berdua aja.aku kepengen kita hang out bertiga lagi. kayak jaman SEBELUM UAS MATEMATIKA kelas 2 dulu, kita malah jalan-jalan ke royal, karaokean, makan MIE GAOL sepiring bertiga...
HOW I MISS U GIRLS..

Peringkat 7
Straw Hat Band (Rio, Rifqi, Yoga, Henu, Febri,Ai, Fiki)
Band jaman SMP, yang terbentuk gara-gara pada seneng-senengnya nyanyi lagu Jepang.

sempet ikut festival, tampil di open air sekolah, tampil di perpisahan kelas 3 di Bali.
walaupun acak-acakan dan suaraku juga gak bagus-bagus amat, tapi U ROCK GUYS...
aransemen lagu BENDERAnya COKELAT pas kita ikut festival di balai pemuda bener-bener asik banget sumpah..
sekarang, udah pada sibuk ya? kapan-kapan latian yuk, buat reunian aja..
sewa studio di DUASATU music studio sekarang udah berapa ya guys?
inget nggak dulu urunan 6ribuan..hihihi..
MISS U A LOT GUYS..

itulah 7 peringkat teratas yang paling aku kangenin sekarang.
nggak berharap mereka baca, tapi berharap mereka juga turut ngerasain.
:)


kalian adalah malaikat tak bersayap yang sudi datang ke kehidupanku
terima kasih.
:)

Minggu, 11 Juli 2010

Jadi, Sebenernya Aku ini..

- istri sahnya David Villa

- istri keduanya Iker Casillas

- selingkuhannya Cesc Fabregas

hahaha. bukan, bukan. Aku bukan seorang hyper yang suka ngaku-ngakuin jadi istri orang kok (padahal dalem hati berharapnya IYA). Aku cuman lagi kebawa suasana Final World Cup yang barusan aja buyar.

This is for my first fucking time,
AKU BELA-BELAIN BANGUN DINI HARI BUAT LIAT PERTANDINGAN BOLA
dulu sih jaman-jaman Meteor Garden pas aku SD, aku bela-belain bangun jam sebelas pagi buat liat tuh tomingse ama sancai..
tapi kalo buat pertandingan bola, JUJUR SUER SAMBER JEMURAN TETANGGA, baru kali ini aku ngelakuinnya.

Sebenernya sih, bukan gara-gara dari awal aku jagoin SPANYOL..
tapi benernya lebih karena kejablaianku akhir-akhir ini, karena aku haus lelaki ganteng, jadilah aku ngayal aja jadi istri sahnya David Villa, dimadu ama Iker Casillas, jadi selingkuhannya Cesc Fabregas, terus tiba-tiba ditembak ama Xabi Alonso gitu deh...(sebenernya si Ghofur nambah-nambahin skenario dengan "AKU MENOLAK PUYOL BERKALI-KALI" terus "si Peque juga berlutut-lutut menyembah cintaku", tapi aku tolak mentah-mentah, karena kesannya TELENOVELA banget ya kan?)

ya ya..
dari awal sebelum aku tau kalo PAUL GURITA itu hidup dan bisa ngeramal,
aku udah maen tebak-tebakan sendiri ama adekku, tentang tim mana yang bakal masuk final world cup.
dengan pikiran yang sangat dangkal dan mulut yang ngomong njeplak seadanya, aku nyosor aja ke adekku bilang, "udah deh, kamu mau njagoin apaaaa aja, yang masuk final juga GHANA ama SPANYOL"

KENAPA GHANA??
karena waktu itu Ghana satu-satunya negara Africa yang bisa masuk perempat final. dan world cup yang sekarang ini diadain di Afrika selatan bikin aku yakin banget, Ghana yang bakal hadepin Spanyol di final. tapi akhirnya Ghana (yang sebelumnya aku negatif thinking-in pesenannya orang-orang Afrika di world cup) kandas tengah jalan, harapanku tinggal satu..

DAN KENAPA SPANYOL??
karena waktu itu aku mikir-mikir, negara mana ya yang pemainnya ganteng-ganteng??
makanya aku langsung aja jeplak "SPANYOL"

kenyataannya,
Ghana ga lolos semifinal.
tapi spanyol masih lolos.
aku tambah pede aja pas jerman ngalahin argentina..aku gak tau kenapa, yakin banget spanyol yang bakal menang dari Jerman..
dan ternyata emang bener.

di pertandingan final ini tadi aku benernya gak yakin-yakin amat.

Tuh para peramal songong udah pada banyak yang bilang kalo yang menang tar bakalan Belanda.
malahan, aku tadi malem barusan aja baca di www.kaskus.us, ada postingan orang yang nyoba2 ngulik sendiri kode prediksinya Deddy Corbuzier...kalo ga salah sih, tuh orang ngepost Belanda bakal ngegolin make Sneijder, ada menit-menitnya juga gilak..
aku mikirnya sih, "bullshit amat"
emang sepak bola mirip togel?bisa diulik2 pake kode-kode peramal ga jelas kayak Deddy Corbuzier gitu deh..
Deddy Corbuzier juga peramal cupu kayaknya. Masa dia cuman bilang, yang jadi juara world cup NEGARA DINGIN (NEGARA 4 MUSIM).. hellowww, bapak-bapak botak ga jelas yang sukanya pake baju item-item, emang dari semifinal jugak yang masuk udah kebanyakan negara 4 musim...
gila aja, mbok ya kalo ngawur itu yang profesional dikit gitu lo...

udahan ah,
world cupnya..
4 tahun lagi juga ada..
masih ada euro juga,
dannnn siapa tau Indonesia juga bisa jadi hostnya world cup. entah kapan.
karena impossible kayaknya kalo berharap Indonesia bisa masuk lewat babak penyisihan. Hihihi resek amat.

dan kalo dipikir-pikir,
kayaknya aku bakat jadi semacem dukun kayak mama lauren gitu kali ya. yang ngasih terawangan siapa-siapa yang bakal menang dengan asal jeplak.
buktinya aja, tadi aku juga berhasil nebak di Indonesia Mencari Bakat, kalo yang lolos siapa-siapa aja..
hihihi..

(jadi mengacu dari judul)
Jadi, sebenernya aku iniiiiii PARANORMAL FREELANCE kali ya,,
hahahahahaha XDDDD~~~ LOL. no hard feelings.

Sabtu, 03 Juli 2010

Aku Ingin Bersinar Seperti Bulan Malam Itu

2 Juli 2010,

Malam itu pulang sedikit larut. Ada sedikit bincang-bincang yang serius tapi santai tentang AD ART NISEIKAI AIDAI (Himpunan Mahasiswa Sastra Jepang FIB Universitas Airlangga) di Student Centre kampus.

Sebelumnya..

Hari itu berlangsung sangat melelahkan.
Setelah menempuh Ujian Akhir Semester Kaiwa (Percakapan) yang sangat menakutkan, dimana ketika itu aku kebagian scene tentang "Byoki" atau "Falling Ill". dan aku berhasil mengelabui teman sekelompok untuk menjadi peran sebagai yang sakit saja, agar tidak banyak melakukan percakapan. hahaha. XD~~ dan akhirnya aku berhasil melewati scene dan mengisi lembar hidupku dengan coretan tinta tebal, karena sensei yang mengampu mata kuliah tersebut memberiku motivasi agar terus semangat kuliah, beliau juga memberitau tentang progressku semester ini.

seketika itu,

rasanya aku ingin menulis lembaran hidup hari itu dengan tinta spidol warna-warni dan ingin rasanya loncat-loncat kegirangan karena ternyata usaha mati-matianku satu semester ini dapat terlihat juga oleh Nunuk Sensei.

Setelah Ujian hari itu,
aku hanya duduk-duduk di beranda depan Student Centre (SC). Mengisi lembaran buku Basic Kanji yang harus dikumpulkan ketika UAS kanji Senin nanti. Waktuku tinggal sedikit lagi untuk menyelesaikannya.
di tengah-tengah menulisi buku kanji yang sangat membosankan itu, salah satu senpai (senior)ku yang bernama mbak Anis, nimbrung ngajakin ngobrol.
kita sempet ngobrolin pemilihan ketua Monitoring Kepemimpinan beberapa waktu lalu, yang entah mengapa, berdasarkan voting mereka memilih aku.
baru aku tau, ternyata kunci mengapa aku bisa terpilih berada di pertanyaan terakhir yang dilempar oleh ketua himpunan mahasiswa, mas Wawan.

Pertanyaan Maut itu adalah : "Apabila di tengah-tengah persiapan acara, acara berjalan melenceng dari ketentuan Hima, Apakah kalian bersedia diberhentikan dari jabatan sebagai ketua panitia MK 2010?"

Ketiga kontestan yang lain menjawab dengan tegas : "Tidak Bersedia"

Namun aku,
berdasar pengalaman-pengalaman terdahulu ketika SMA,
aku menjawab : "Bersedia"

ternyata disitulah letaknya.
kebersediaan kita untuk diberhentikan merupakan bentuk tanggung jawab juga.
karena jabatan diatas ketua panitia adalah penanggung jawab, yaitu ketua himpunan mahasiswa,yang harus mempertanggungjawabkan semua yang telah kita lakukan atas acara tersebut.dan apabila yang kita lakukan salah ataupun melenceng dari ketentuan yang berlaku, maka kita harus siap diberhentikan.

Hal ini tidak kusadari sebagai bentuk dari "TANGGUNG JAWAB" or we usually called it "RESPONSIBILITY".

Setelah itu,
aku terlibat pembicaraan dengan mas Wawan, sebagai ketua Himpunan Mahasiswa tempat aku bergabung sebagai pengurus, untuk meminta ijinnya untukku menjadi panitia Ospek Fakultas (namanya tahun ini : BRADANAYA) yang digawangi oleh BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa) Fakultas Ilmu Budaya, tempatku telah kuliah 2 semester ini.
Namun, jawaban apa yang aku dapat??
aku mendapat jawaban teramat kethus (rude) : "Kamu boleh jadi panitia BRADANAYA kalau semua tugasmu di Nakayoshi Naito (aku sebagai sekertaris) dan Monitoring Kepemimpinan (aku sebagai ketua panitia) sudah SELESAI"

"what the hell!"
"Mas Wawan FUCK!!"
"Mana bisa??"
"Itu impossible, IDIOT!!"

kata-kata itulah yang spontan terlintas di batinku sesaat setelah jawabannya yang kethus itu terluncur sedemikian rupa dari mulutnya, setelah melewati pipinya yang gembul.
nggak sopan, yah.. bener-bener kurang ajar dan aku merasa dia amat egois.
sampai akhirnya pembahasan perubahan AD ART Hima malam itu berakhir.

Mas Wawan mendudukkan aku di beranda itu.
di tempat yang sama, ketika siang itu aku belajar tentang "Responsibility" bersama mbak Anis.
Bersama mbak Pipit, mas Wawan mengemukakan alasan yang sebenarnya mengapa dia tidak mengijinkanku ikut andil dalam BRADANAYA tahun ini.
sangat sangat masuk akal dan aku terenyuh mendengarnya.

lagi-lagi hari itu aku belajar sesuatu.
sesuatu yang belum pernah aku dapat sebelumnya.
tentang "bagaimana kita menempatkan diri atas sesuatu"
-hal yang tidak bisa aku bahas lebih lanjut disini karena takut mengundang adanya kesalahpahaman dengan pembaca tulisan ini nantinya-

begitulah.
malam itu, aku pulang larut malam, dan melihat bulan berbentuk 3/4 yang terang benderang, bersinar sombongnya dikelilingi hamparan langit berwarna biru tua yang sangat mengagumkan.
aku sampai hampir meneteskan air mata.
walaupun bentuknya tidak bulat utuh, namun sinar dan keberadaannya membuatku sangat terpesona melihatnya.

dan dalam hati aku berbisik lirih,
"Aku ingin bersinar seperti bulan malam itu,
walaupun tidak utuh,
tapi sinar dan keberadaannya disana
membuat orang yang memandangnya melirik dua kali
kemudian berdecak kagum
aku juga ingin seperti itu,
walaupun aku tidak sepenuhnya sempurna,
aku ingin kemampuan dan eksistensiku
membuat orang lain bahagia dan merasa tertolong"


hanya itu.
terima kasih.