Sabtu, 30 Oktober 2010

Just wanna believe in you

Dengan tulisan ini, aku hanya ingin melegakan pikiran. Setelah sekian lama penat.

Setelah semalam memimpikanmu. Aku bahkan belum bisa membedakan itu hanya bunga tidur atau realita. Aku sungguh mengharapkan semua itu nyata. Entah apakah itu akan terjadi sebelum kamu 'kembali' pergi meninggalkanku lagi. Rasanya saat ini pun kamu sudah tidak mengingatku lagi.

Dalam mimpi tadi malam, Semua yang selama ini aku pikirkan tentang tindakanmu menguap. Seperti air hujan yang menguap karena matahari. Semua pikiran positif tentangmu menyeruak. Ternyata kamu hanya ingin memberiku kejutan. Kejutan dengan kehadiranmu, Tapi tunggu, aku tidak boleh terus-menerus mengingat mimpi yang (menurutku) 'imajinasi terlalu tinggi' itu.

Sekali lagi, ITU HANYA MIMPI..

Dan kenyataannya sekarang hanya kamu tidak berusaha untuk menghubungi ataupun menemuiku.
Andaikan dunia ini tanpa realita..

Tapi aku tidak serta merta membuang semua pikiran positifku terhadapmu yang tadi malam tertuang menjadi sebuah mimpi yang indah. Aku tidak akan membuangnya, tapi juga tidak akan terbuai olehnya.
Pikiran positif itu masih kemungkinan akan terjadi sampai tanggal 6 November besok.
Jika itu semua tidak terjadi, ya sudahlah, biarkan mimpi indah itu menjadi sedikit penghiburan diri untukku yang mungkin sudah berjamur menunggumu.

Mungkin itu tidak berarti kamu melupakanku seutuhnya. Mungkin keadaan saja yang belum mengijinkan kita bertemu lagi. Masih ada beribu kesempatan lainnya, kan?

Seperti lirik lagu yang ketika itu diberikan Pika kepadaku, dan saat ini terpampang di profile tabs ku..
'I just wanna believe in you..'
(Aku hanya ingin mempercayaimu..)

0 Comments:

Posting Komentar

Katakan apa saja yang ingin kau muntahkan dari otakmu, setelah membaca tulisan di atas..