Rabu, 06 Oktober 2010

Phytagoras Dalam Eksistensimu

ano hi no yakusoku wa wasurete ii yo


Rasanya merinding banget ndengerin lirik lagunya Mika Nakashima yang Hitoiro barusan. merasa ada yang nancep. Tapi entah kenapa justru itu aku kembali mengulang-ulang lagu itu di playlist winamp hari ini.

Entahlah, aku merasa hari ini aku berada di dua sisi yang sama sekali harusnya berkebalikan.
antara senang dan sedih.
mood perempuanku (baca : sensi banget) mendominasi banget hari ini.
senang karena ternyata dia masih 'hidup'
tapi juga sedih karena dia sama sekali tidak ada niatan untuk mengabarkan 'kehidupan'nya kepadaku.

sebenarnya aku tidak ingin menghitung semua yang sudah aku 'lakukan' untuknya.
tidak ingin menghitung berapa kali aku ngepost tulisan di blog ini untuknya.
tidak juga ingin menghitung berapa tetes 'teardrops on my guitar' yang udah jatuh keluar.
aku nggak jago matematika. tapi aku juga ingin sepenting rumus phytagoras di dalam menghitung bidang miring 'eksistensi'mu di dunia ini.be

tapi aku tidak ingin selalu mengeluh dan 'lembek'.
karena kalau aku ingin bersamamu, aku harus terbiasa.
membiasakan menyayat badan dengan silet cukur sekarang,
sebelum keesokan harinya aku harus menyayat badanku dengan pisau dapur.



jangan risaukan air mata yang jatuh membasahiku


karena yang jatuh memang sudah seharusnya jatuh.
aku tidak dapat menahannya.


semoga semua ucapanmu malam-malam di depan rumah itu masih ada artinya.
sama seperti lirik lagu tadi.


ano hi no yakusoku wa wasurete ii yo


dan biarkan aku bertahan sampai akhir

0 Comments:

Posting Komentar

Katakan apa saja yang ingin kau muntahkan dari otakmu, setelah membaca tulisan di atas..